Arumi Bachsin Ajak Pelajar Rajin Minum Susu, Makan Telur dan Daging
Senin, 31 Oktober 2022 - 17:26 WIB
loading...
Ketua Tim Penggerak PKK Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak seluruh kader TP PKK gencar menyosialisasikan kegiatan gemar minum susu, makan telor dan daging bagi pelajar SD, saat hadir di Balai Desa Kupang Jetis, Mojokerti, Senin, (31/10/2022). Foto:
A
A
A
MOJOKERTO - Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur (Jatim) Arumi Bachsin Emil Dardak mengajak seluruh kader TP PKK tingkat desa serta wali murid untuk gencar menyosialisasikan kegiatan gemar minum susu, makan telur dan daging bagi pelajar sekolah dasar (SD).
"Memang stunting terdeteksi saat 1.000 hari kehidupan. Kalau sudah besar memang sedikit telat, tapi masih bisa diatasi dengan memberikan gizi yang bagus, salah satunya minum susu, makan telur dan daging," ucapnya di Balai Desa Kupang Jetis, Kabupaten Mojokerti, Senin, (31/10/2022).
Baca juga: Wagub Jatim Emil Dardak Apresiasi Warung NKRI
Dalam kegiatan yang dihadiri 150 pelajar SDN Kupang 1 dan SDN Kupang 2 kelas 1-4, Arumi menyampaikan pentingnya menyosialisasikan kegiatan gemar minum susu, makan telur dan daging, bagi pelajar SD agar anak-anak terhindar dari stunting.
Menurut Arumi, berdasarkan laporan yang diterima, hasil survei tahun 2021, angka stunting di Kabupaten Mojokerto masih cukup tinggi, yakni 27,4 persen.
"Memang stunting terdeteksi saat 1.000 hari kehidupan. Kalau sudah besar memang sedikit telat, tapi masih bisa diatasi dengan memberikan gizi yang bagus, salah satunya minum susu, makan telur dan daging," ucapnya di Balai Desa Kupang Jetis, Kabupaten Mojokerti, Senin, (31/10/2022).
Baca juga: Wagub Jatim Emil Dardak Apresiasi Warung NKRI
Dalam kegiatan yang dihadiri 150 pelajar SDN Kupang 1 dan SDN Kupang 2 kelas 1-4, Arumi menyampaikan pentingnya menyosialisasikan kegiatan gemar minum susu, makan telur dan daging, bagi pelajar SD agar anak-anak terhindar dari stunting.
Menurut Arumi, berdasarkan laporan yang diterima, hasil survei tahun 2021, angka stunting di Kabupaten Mojokerto masih cukup tinggi, yakni 27,4 persen.
Lihat Juga :