Hari Santri Momentum Berjihad Perdalam Ilmu Pengetahuan
Senin, 24 Oktober 2022 - 23:14 WIB
loading...
A
A
A
“Kita tetap berharap santri betul-betul bisa ikut mewarnai mulai dari demokrasi yang ada di negara ini, termasuk juga pendidikan dan juga hal-hal yang lain. Karena mohon maaf,di dunia santri itu yang dididik pertama itu adalah tentangakhlakul karimah,” ungkapnya.
Dia juga berharap pemerintah bisa turut hadir dan memberikan perhatian kepada pendidikan pesantren, yang memiliki potensi besar mampu menciptakan sumber daya manusia yang memiliki nasionalisme dan pondasi agama yang kokoh.
“Pemerintah wajib hadir dalam pendidikan pesantren untuk membantu terkait penyediaan sarana prasarana yang mumpuni sehingga dilirik oleh khususnya masyarakat kota untuk memasukkan anaknya ke pondok pesantren pesantren yang haluannya Aswaja(Ahlussunnah Wal Jamaah)yaitu salah satu aliran pemahaman teologi dalam akidah Islam,” ucap Gus Shohib.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ustmani Kajen, Pekalongan itu berpesan kepada segenap santri untuk terus mempelajari agama sebagaimana yang dikehendaki oleh Nabi Muhammad SAW, ajaran yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta dan anti kekerasan.
“Tentunya para santri untuk terus giat belajar. Seperti apa Islam yang dikehendaki oleh Kanjeng Nabi Muhammad. Jadi santri-santri harus sabar dan bersungguh dalam proses belajarnya untuk nanti biar betul-betul paham dengan apa yang dikehendaki oleh kanjeng Nabi Muhammad, SAW,” pungkasnya.
Dia juga berharap pemerintah bisa turut hadir dan memberikan perhatian kepada pendidikan pesantren, yang memiliki potensi besar mampu menciptakan sumber daya manusia yang memiliki nasionalisme dan pondasi agama yang kokoh.
“Pemerintah wajib hadir dalam pendidikan pesantren untuk membantu terkait penyediaan sarana prasarana yang mumpuni sehingga dilirik oleh khususnya masyarakat kota untuk memasukkan anaknya ke pondok pesantren pesantren yang haluannya Aswaja(Ahlussunnah Wal Jamaah)yaitu salah satu aliran pemahaman teologi dalam akidah Islam,” ucap Gus Shohib.
Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ustmani Kajen, Pekalongan itu berpesan kepada segenap santri untuk terus mempelajari agama sebagaimana yang dikehendaki oleh Nabi Muhammad SAW, ajaran yang membawa rahmat bagi seluruh alam semesta dan anti kekerasan.
“Tentunya para santri untuk terus giat belajar. Seperti apa Islam yang dikehendaki oleh Kanjeng Nabi Muhammad. Jadi santri-santri harus sabar dan bersungguh dalam proses belajarnya untuk nanti biar betul-betul paham dengan apa yang dikehendaki oleh kanjeng Nabi Muhammad, SAW,” pungkasnya.
(shf)
Lihat Juga :