Wujudkan Kurikulum Merdeka, Jabar Terapkan Gerakan 7 Harkat
Selasa, 25 Oktober 2022 - 01:57 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan tersebut, lanjut Firman, dilakukan di masing masing sekolah sehingga akan terwujud sumber daya manusia (SDM) unggul Jabar yaitu generasi beriman, berakhlak, berilmu, dan sehat.
Diketahui, Gerakan 7 Harkat dibuka di SMKN 3 Kota Cimahi, Jumat (21/10/2022) lalu. Pembukaan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi dan Bunda Literasi Bunda Literasi Jabar Atalia Praratya Kamil.
Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, Gerakan 7 Harkat adalah bagian dari implementasi Jabar Masagi. "Ke depan, anak-anak yang sukses bukanlah yang pintar, tapi yang memiliki karakter. Maka, karakter itu perlu dituangkan dalam konteks sehari-hari," ujar Dedi.
Dedi menuturkan, SMKN 3 Cimahi memiliki 1.700 siswa. Jika dalam satu minggu ada tagline foto (kebaikan) yang dibuat dan setiap Jumat di-share.
"Dengan jumlah 1.700 siswa dikali tujuh hari akan ada 11.900 foto kebaikan yang di-share. Jika satu SMK saja ada 11.900 macam kebaikan maka medsos akan diisi dengan foto kebaikan," ucapnya.
Jika langkah tersebut bisa dilakukan, lanjut Dedi, pada momentum Indonesia Emas 2045 mendatang, anak-anak sekarang akan menjadi generasi yang mampu melahirkan solusi bagi negeri ini dengan ilmu yang dimiliki. "Jangan menjadi generasi yang hanya bisa mencaci atas kesalahan orang lain," pesan Dedi.
Diketahui, Gerakan 7 Harkat dibuka di SMKN 3 Kota Cimahi, Jumat (21/10/2022) lalu. Pembukaan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi dan Bunda Literasi Bunda Literasi Jabar Atalia Praratya Kamil.
Kadisdik Jabar Dedi Supandi mengatakan, Gerakan 7 Harkat adalah bagian dari implementasi Jabar Masagi. "Ke depan, anak-anak yang sukses bukanlah yang pintar, tapi yang memiliki karakter. Maka, karakter itu perlu dituangkan dalam konteks sehari-hari," ujar Dedi.
Dedi menuturkan, SMKN 3 Cimahi memiliki 1.700 siswa. Jika dalam satu minggu ada tagline foto (kebaikan) yang dibuat dan setiap Jumat di-share.
"Dengan jumlah 1.700 siswa dikali tujuh hari akan ada 11.900 foto kebaikan yang di-share. Jika satu SMK saja ada 11.900 macam kebaikan maka medsos akan diisi dengan foto kebaikan," ucapnya.
Jika langkah tersebut bisa dilakukan, lanjut Dedi, pada momentum Indonesia Emas 2045 mendatang, anak-anak sekarang akan menjadi generasi yang mampu melahirkan solusi bagi negeri ini dengan ilmu yang dimiliki. "Jangan menjadi generasi yang hanya bisa mencaci atas kesalahan orang lain," pesan Dedi.
(don)
Lihat Juga :