Tokoh Pemuda Adat Tabi Minta Pemerintah Pusat Tunjuk Pengganti Gubernur Papua Lukas Enembe

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 16:41 WIB
loading...
Tokoh Pemuda Adat Tabi Minta Pemerintah Pusat Tunjuk Pengganti Gubernur Papua Lukas Enembe
Tokoh pemuda adat Tabi minta pemerintah tunjuk pengganti Gubernur Papua Lukas Enembe. Foto: Istimewa
A A A
SENTANI - Tokoh pemuda dari wilayah adat Tabi, Martinus Kasuay mendesak Pemerintah segera mengambil langkah guna menyelamatkan pelayanan publik bagi masyarakat Papua akibat kondisi kesehatan Gubernur Papua yang masih sakit.

“Jadi, kalau sekarang Pak Gubernur sakit, biarlah ada orang-orang yang mengurus beliau, seperti dokter dan perawat. Sedangkan urusan pemerintahan perlu dihadirkan pejabat sementara untuk mengurus masyarakat yang ada di Papua. Ini penting. Pemerintah Pusat jangan tutup mata,” pinta Martinus, di Sentani, Sabtu (22/10/2022).

Dengan adanya pejabat baru yang memimpin tata kelola di Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Papua, maka roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat akan kembali maksimal.

Baca juga: KPK Minta Lukas Enembe Kooperatif

"Selama Gubernur sakit, masyarakat pada umumnya mengeluh menyangkut pelayanan dari pemerintah. Ada dana-dana pembangunan yang tersendat dan sebagainya," jelasnya.

Dalam pengamatan Martinus, beberapa bulan terakhir ini, para pejabat Pemprov Papua, maupun elit politik di Bumi Cenderawasih, ini sibuk mengurusi kesehatan gubernur dan mengabaikan kepentingan masyarakat.

“Kalau kita semua mau mengurusi yang sakit, lalu bagaimana dengan rakyat? Gubernur kan hanya satu orang, sudah ada yang mengurus. Masyarakat kan banyak. Masyarakat ini perlu diurus, bukan dibiarkan," paparnya.

Baca: Rekening Milik Istri Lukas Enembe Diblokir

Mengenai tuduhan korupsi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe, Martinus kembali menegaskan sikapnya mendukung KPK dalam memeriksa Lukas sesuai aturan yang berlaku di negara ini.

“Kalau seluruh pejabat Papua mau diperiksa, periksa saja, tetapi masyarakat perlu diselamatkan,” tegasnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2504 seconds (10.55#12.26)