Jembatan Putus Dampak Banjir Bandang Malang, Satu Dusun Masih Terisolir
Rabu, 19 Oktober 2022 - 12:17 WIB
loading...
Proses pembersihan banjir di Kabupaten Malang bagian selatan. Foto/BPBD Kabupaten Malang
A
A
A
MALANG - Banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Malang bagian selatan perlahan-lahan mulai surut. Namun ketinggian Sungai Panguluran yang menjadi penyebab masih berada di level waspada.
Kepala BPBD Kabupaten Malang M. Nur Fuad Fauzi mengungkapkan, kondisi terkini di wilayah lokasi terdampak dilaporkan berangsur-angsur surut. Namun khusus di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, masih menggenang hingga Selasa tengah malam.
"Hulu Sungai Pangaluran TMA (titik muka air) Kedung Banteng Sumawe menunjukkan angka di kurang lebih 147 sentimeter dengan status waspada," kata Nur Fuad Fauzi, melalui keterangan tertulisnya, pada Rabu pagi (19/10/2022).
Selain itu satu dusun masih terisolasi karena putusnya jembatan yang ada di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Jembatan itu rusak akibat terjangan banjir bandang yang terjadi Senin kemarin.
"Jembatan penghubung dusun di Desa arjosari masih terputus. Semua jalur yang tertutup longsor sudah terkondisikan dan dalam proses penanganan," tuturnya.
Kepala BPBD Kabupaten Malang M. Nur Fuad Fauzi mengungkapkan, kondisi terkini di wilayah lokasi terdampak dilaporkan berangsur-angsur surut. Namun khusus di Desa Tumpakrejo, Kecamatan Kalipare, masih menggenang hingga Selasa tengah malam.
"Hulu Sungai Pangaluran TMA (titik muka air) Kedung Banteng Sumawe menunjukkan angka di kurang lebih 147 sentimeter dengan status waspada," kata Nur Fuad Fauzi, melalui keterangan tertulisnya, pada Rabu pagi (19/10/2022).
Selain itu satu dusun masih terisolasi karena putusnya jembatan yang ada di Desa Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Jembatan itu rusak akibat terjangan banjir bandang yang terjadi Senin kemarin.
"Jembatan penghubung dusun di Desa arjosari masih terputus. Semua jalur yang tertutup longsor sudah terkondisikan dan dalam proses penanganan," tuturnya.
Lihat Juga :