Mengaku Wartawan, 4 Pemeras Kepala Desa Diciduk Polisi di Purwakarta
Selasa, 11 Oktober 2022 - 10:12 WIB
loading...
Empat pelaku pemerasan yang mengaku wartawan ditangkap Polres Purwakarta.Foto/ilustrasi
A
A
A
PURWAKARTA - Pelaku pemerasan yang mengaku wartawan dibekuk aparat Polsek Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, ditangkap aparat Polsek Bojong. Pelaku yang berjumlah empat orang ini mengaku sebagai wartawan lalu mengancam dan meminta uang kepada korban.
"Peanangkapannya kemarin (Senin 10 Oktober 2022) sore. Selain empat tersangka, kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang lebih dari Rp8 juta yang diduga hasil pemerasan," ujar Kapolsek Bojong Kapolsek Bojong, Ipda Budiman, Selasa (11/10/2022).
Baca juga: Hendak Jual Mobil Curian Seharga Rp17 Juta, Komplotan Curanmor Diringkus
Laporan sementara, para pelaku sudah lama menjalankan aksinya. Diduga mereka merupakan kelompok spesialis pemerasan yang baru-baru ini mencari target para kepala desa di Purwakarta. "Kasusnya sudah dilimpakan ke Polres Purwakarta. Proses penyelidikannya dilakukan di sana,"tambahnya.
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Purwakarta, Tatang Taryana, mengaku cukup lega atas tertangkapnya empat pelaku pemerasan anggotanya tersebut.
Menurutnya, hampir setiap desa di Kabupaten Purwakarta sering datangi mereka untuk menanyakan beberapa program yang dilaksanakan kepala desa. Jika ada kesalahan dalam pelaksanaan program tersebut, oknum masyarakat yang mengaku sebagai wartawan ini mengancam akan memberitakan dan melaporkan persoalan tersebut.
"Dari situlah celah mereka melakukan pemerasan. Uang yang diminta pun tidak sedikit, mencapai belasan hingga puluhan juta. Dan hingga saat ini sudah banyak kepala desa yang jadi korban," tutur Tatang.
"Peanangkapannya kemarin (Senin 10 Oktober 2022) sore. Selain empat tersangka, kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa uang lebih dari Rp8 juta yang diduga hasil pemerasan," ujar Kapolsek Bojong Kapolsek Bojong, Ipda Budiman, Selasa (11/10/2022).
Baca juga: Hendak Jual Mobil Curian Seharga Rp17 Juta, Komplotan Curanmor Diringkus
Laporan sementara, para pelaku sudah lama menjalankan aksinya. Diduga mereka merupakan kelompok spesialis pemerasan yang baru-baru ini mencari target para kepala desa di Purwakarta. "Kasusnya sudah dilimpakan ke Polres Purwakarta. Proses penyelidikannya dilakukan di sana,"tambahnya.
Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Purwakarta, Tatang Taryana, mengaku cukup lega atas tertangkapnya empat pelaku pemerasan anggotanya tersebut.
Menurutnya, hampir setiap desa di Kabupaten Purwakarta sering datangi mereka untuk menanyakan beberapa program yang dilaksanakan kepala desa. Jika ada kesalahan dalam pelaksanaan program tersebut, oknum masyarakat yang mengaku sebagai wartawan ini mengancam akan memberitakan dan melaporkan persoalan tersebut.
"Dari situlah celah mereka melakukan pemerasan. Uang yang diminta pun tidak sedikit, mencapai belasan hingga puluhan juta. Dan hingga saat ini sudah banyak kepala desa yang jadi korban," tutur Tatang.
Lihat Juga :