alexametrics

DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya

loading...
DPD PDIP Belum Terima Surat Rekom Terkait Pilwali Surabaya
Whisnu Sakti Buana. Foto: SINDONews/Ali Masduki
A+ A-
SURABAYA - Kabar mengejutkan datang dari PDI Perjuangan. Menurut informasi yang beredar DPP PDIP sudah menurunkan surat rekomendasi calon wali kota di Pilkada Surabaya. Whisnu Sakti Buana yang disebut-sebut mendapat rekomendasi tersebut.

Namun, ternyata info tersebut belum sepenuhnya benar. Menurut Wakabid Bappilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksana, surat rekomendasi untuk pilwali Surabaya belum diturunkan oleh DPP. Pihaknya pun juga tak menerima surat itu.

"Belum tuh. Setahu saya sampai hari ini, belum ada surat rekomendasi untuk Pilkada Surabaya, yang diturunkan langsung oleh DPP PDIP," kata Deni, Sabtu 4 Juli 2020.(Baca juga : Risma: Ibu Hamil Jangan ke Puskesmas)

Menurutnya, seperti sebelum-sebelumnya siapa yang akan direkom oleh DPP akan diumumkan secara langsung oleh DPP. Kemudian surat tersebut diteruskan ke DPD PDIP Jatim dan DPC PDIP Kota Surabaya. "Tradisi PDI Perjuangan pengumunan dilakukan di DPP," katanya.



Dia mengatakan, tugas DPD Jatim sudah selesai dalam menggodok nama calon. Menurut pengakuannya, seluruh usulan nama-nama calon sudah diserahkan semuanya ke DPP. Kini mereka hanya menunggu arahan dan keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. "Usulan dan rekomendasi DPD, sudah dikirim ke DPP. Kita tunggu ya dari DPP," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana, belum bisa dikonfirmasi. Whisnu belum menjawab pesan singkat maupun mengangkat telepon.



Sebelumnya, media baru milik Dahlan Iskan, Disway menyebutkan bahwa Whisnu Sakti Buana sudah direkom oleh DPP PDIP, dalam Pilwali Surabaya. Dalam berita tersebut disebutkan bahwa Whisnu Sakti mendapatkan berita pada Rabu 1 Juli 2020.
(nun)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak