Sosialisasikan Program, Pipi Bima Sakti Dicubit Ibu-ibu di Tegal
Selasa, 05 November 2024 - 16:16 WIB
loading...
Paslon nomor urut 1 Pilkada Kabupaten Tegal, Bima Sakti-Syaeful Mujab menghadiri undangan Karangtaruna Desa Bumiharja, Kecamatan Tarub, Senin (4/11/2024) malam. FOTO/IST
A
A
A
TEGAL - Pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Pilkada Kabupaten Tegal, Bima Sakti-Syaeful Mujab blusukan ke perkampungan menyosialisasikan program kerjanya. Keduanya juga menyerap aspirasi masyarakat untuk menyempurnakan program kerjanya.
Salah satunya ketika Bima-Mujab memenuhi undangan Karangtaruna Desa Bumiharja, Kecamatan Tarub, Senin (4/11/2024) malam. Di hadapan warga yang berkumpul di lapangan badminton RT 05/RW 02, Bima Sakti memaparkan program-program kerjanya secara ringkas dan padat. Selanjutnya, Bima-Mujab lebih banyak berdialog, menyerap aspirasi, dan mendengar cerita dari warga untuk menyempurnakan program-program mereka.
"Masalah kami adalah minimnya lapangan kerja, serta sulitnya UMKM untuk berkembang dan naik kelas," kata seorang warga.
"Selain itu, maraknya tawuran remaja, serta judi online yang sangat mudah diakses anak anak, itu juga sangat menghkhawatirkan," sambung warga lainnya.
Selain permasalahan tersebut di atas, warga juga mengeluh tak adanya SMA Negeri di Kecamatan Tarub. Mereka berharap ke depan Bima-Mujab dapat mendorong adanya SMA Negeri di Kecamatan Tarub.
Salah satunya ketika Bima-Mujab memenuhi undangan Karangtaruna Desa Bumiharja, Kecamatan Tarub, Senin (4/11/2024) malam. Di hadapan warga yang berkumpul di lapangan badminton RT 05/RW 02, Bima Sakti memaparkan program-program kerjanya secara ringkas dan padat. Selanjutnya, Bima-Mujab lebih banyak berdialog, menyerap aspirasi, dan mendengar cerita dari warga untuk menyempurnakan program-program mereka.
"Masalah kami adalah minimnya lapangan kerja, serta sulitnya UMKM untuk berkembang dan naik kelas," kata seorang warga.
"Selain itu, maraknya tawuran remaja, serta judi online yang sangat mudah diakses anak anak, itu juga sangat menghkhawatirkan," sambung warga lainnya.
Selain permasalahan tersebut di atas, warga juga mengeluh tak adanya SMA Negeri di Kecamatan Tarub. Mereka berharap ke depan Bima-Mujab dapat mendorong adanya SMA Negeri di Kecamatan Tarub.
Lihat Juga :