Gubernur Khofifah Jamin Beri Layanan Terbaik untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Selasa, 04 Oktober 2022 - 14:44 WIB
loading...
Suasana acara ulang tahun Badan Pendapatan Daerah Jatim, dalam kesempatan ini sejumlah undangan menikmati musik sambil berjoget, termasuk Sekdaprov Adhy Karyono.Foto/tangkapan layar/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan jaminan memberikan layanan terbaik untuk Korban Tragedi Kanjuruhan yang dirawat di rumah sakit. Itu diungkapkan Khofifah di sela Badan Pendapatan Daerah acara 60 Tahun (Bapenda) Jawa Timur (Jatim) di Kantor Bapenda Jatim Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya, Senin (3/10/2022) malam.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim.
Baca Juga: Fakta Baru: Pintu Stadion Kanjuruhan Malang Terkunci usai Laga Arema FC vs Persebaya
Setelah acara Bapenda, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemui awak media yang sudah menunggunya di luar ruangan untuk memberikan kabar perkembangan Tragedi Kanjuruhan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Muslimat NU itu memastikan hingga Senin (3/10/2022) sore, jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan Malang sebanyak 125 orang.
Selain itu, masih ada sekitar 32 korban luka berat yang masih dalam perawatan di rumah sakit.“Sampai Senin (3/10/2022) sore, sudah tidak ada masyarakat yang mencari anggota keluarganya," katanya.
Acara tersebut dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim, Adhy Karyono dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim.
Baca Juga: Fakta Baru: Pintu Stadion Kanjuruhan Malang Terkunci usai Laga Arema FC vs Persebaya
Setelah acara Bapenda, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menemui awak media yang sudah menunggunya di luar ruangan untuk memberikan kabar perkembangan Tragedi Kanjuruhan. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Muslimat NU itu memastikan hingga Senin (3/10/2022) sore, jumlah korban meninggal dunia akibat tragedi Kanjuruhan Malang sebanyak 125 orang.
Selain itu, masih ada sekitar 32 korban luka berat yang masih dalam perawatan di rumah sakit.“Sampai Senin (3/10/2022) sore, sudah tidak ada masyarakat yang mencari anggota keluarganya," katanya.
Lihat Juga :