Komnas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM soal Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

Senin, 03 Oktober 2022 - 14:48 WIB
loading...
Komnas HAM Dalami Dugaan...
Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam
A A A
MALANG - Dugaan pelanggaran penggunaan gas air mata oleh kepolisian saat tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Apalagi dugaannya gas air mata yang digunakan disebut dirasakan berbeda dengan yang pernah disemprotkan saat peristiwa Tragedi Stadion Kanjuruhan.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bidang Penyelidikan dan Pemantauan Mohammad Choirul Anam mengatakan, timnya masih bekerja dengan mengumpulkan barang bukti terkait adanya indikasi penggunaan gas air mata yang berlebihan. Apalagi gas air mata merupakan zat yang pasti memiliki kadaluarsa, sehingga menimbulkan tingkat sesak napas yang tentunya akan ada ukurannya.

Baca juga: Usut Penembakan Gas Air Mata saat Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 18 Anggota Polisi

"Semua zat yang terbuat pasti memiliki logika kadaluarsa, concern kami yang menjadi salah satu kunci akan kami tanya teman medis. Apa memang sekian korban sesak nafas, kalau iya kadar, oksigen gimana,"ucap Choirul Anam di Kantor Arema FC saat Senin (3/10/2022).

Pihaknya sendiri juga telah menerima sejumlah bukti - bukti lain berupa foto, video, dan rekaman suara dari Aremania, yang berkaitan dengan Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang. Selain itu Komnas HAM juga telah berkomunikasi dengan beberapa keluarga yang meninggal dunia untuk mengambil keterangan.

"Agenda komnas HAM memang, satu, mengunjungi keluarga korban, mengunjungi rumah sakit, terus tadi juga berkoordinasi dengan teman - teman Arema, untuk bisa bertemu dengan beberapa pemain. Kami ingin tahu langsung apa yang sebenarnya terjadi," ungkapnya.

"Semoga perostiwa ini jadi terang benderang. Semoga peristiwa ini tidak terulang kembali, tidak hanya untuk Arema atau Aremania, tapi untuk seluruh suporter di Indonesia dan seluruh komunitas di Indonesia. Nah ini ga boleh terjadi lagi," pungkasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persib Juara Super League,...
Persib Juara Super League, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Fly Over Pasopati
Amuk Massa di Stadion...
Amuk Massa di Stadion Lukas Enembe Jayapura, Ini Pemicunya
Kapolda Metro Jaya dan...
Kapolda Metro Jaya dan Pramono Anung Bertemu di Balai Kota, Nasib Persija Vs Persib di SUGBK Masih Belum Jelas
El Clasico Persija vs...
El Clasico Persija vs Persib Terancam Batal di SUGBK, Pramono Bakal Temui Panpel dan Aparat Keamanan
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Guru Tewas Diserang...
Guru Tewas Diserang KKB di Yahukimo, MPSI: Ini Kejahatan Kemanusiaan
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
80 Siswi Palestina Mati Lemas Diserang Israel dengan Gas Air Mata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved