COVID-19 di Jayapura Meningkat, Ahli Epidemiologi Uncen Berikan Rekomendasi ke Pemda

Jum'at, 03 Juli 2020 - 23:40 WIB
loading...
COVID-19 di Jayapura...
Ahli Epidemiologi Universitas Cenderawasih, Dolfinus YUBO Bouway. (Foto/ist)
A A A
JAYAPURA - Tingkat penyebaran wabah COVID-19 di Kota Jayapura sangat memprihatinkan. Kasus warga yang positif atas penyakit tersebut terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan an anjuran pemerintah menjadi salah satu faktor terus meningkatnya penyakit yang hingga kini belum ada vaksinnya tersebut.

Terkait hal itu, ahli epidemiologi dari Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Dolfinus "YUBO" Bouway, mengatakan, penyebaran COVID-19 di Kota Jayapura karena transmisi lokal sangat cepat dan masif. Hal ini dipicu masih rendahnya kesadaran warga untuk melaksanakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. (BACA JUGA: Isak Tangis Warnai Pemakaman Anggota TNI AD yang Gugur di Kongo)

Menurut YUBO sapaan akrab Dolfinus Bouway, persentase pasien yang sembuh di Kota Jayapura pun masih rendah, yakni di bawah 5 persen. Idealnya, angka kesembuhan di atas 15 persen.

Dirinya pun memberikan rekomendasi kepada pemerintah Provinsi Papua dan Kota Jayapura untuk jangan dulu menetapkan status normal baru di Kota Jayapura, karena penyebaran virus ditengah-tengah warga masih sangat tinggi.

"Saya merekomendasikan pemerintah daerah setempat jangan dulu menetapkan normal baru di Kota Jayapura sebab penyebaran virus di tengah warga masih tinggi," ujar doktor Ilmu Epidemiologi jebolan Universitas Indonesia ini.

Sementara itu, hingga saat ini, tingkat kasus warga yang positif COVID-19 di kota Jayapura terus meningkat dalam kurun waktu beberapa hari terakhir. Tercatat hingga Kamis (2/7/2020), jumlah kumulatif kasus telah mencapai 1.051.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ganjar Pastikan APBD...
Ganjar Pastikan APBD untuk Stimulus Ekonomi Selama Pandemi
Anggaran Penanganan...
Anggaran Penanganan COVID-19 di Kobar Masih Diakomodir di Tahun 2022
Lakukan Efisiensi Anggaran,...
Lakukan Efisiensi Anggaran, DPRD Klungkung Gelar Rapat Bersama Sekretaris Daerah
Serapan Anggaran Penanganan...
Serapan Anggaran Penanganan COVID-19, Plh Sekdaprov Jatim: Tak Ada Teguran Mendagri
Tangani COVID-19, Jabar...
Tangani COVID-19, Jabar Gelontorkan Dana APBD Rp204,5 Miliar
Responsif Cairkan Dana...
Responsif Cairkan Dana COVID Usai Ditegur Mendagri, KNPI Apresiasi 2 Provinsi
Kemenkes Terbitkan Surat...
Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Waspada Peningkatan Covid-19, Ini Isinya!
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Covid-19 Varian EG.5...
Covid-19 Varian EG.5 di Singapura Sudah Menyebar ke Indonesia
Rekomendasi
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved