Nelayan Sendang Biru Malang Tak Kekurangan Pasokan Solar

Rabu, 28 September 2022 - 08:17 WIB
loading...
Nelayan Sendang Biru Malang Tak Kekurangan Pasokan Solar
Gubernur Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Syukuran Nelayan dan Petik Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Biru Dusun Tambakrejo Sendangbiru, Sumbermanjing Kabupaten Malang, Selasa (27/9/2022)
A A A
MALANG - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menghadiri acara Syukuran Nelayan dan Petik Laut di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sendang Biru, Dusun Tambakrejo Sendangbiru, Sumbermanjing, Kabupaten Malang, Selasa (27/9/2022).

Kegiatan petik laut kali ini begitu meriah setelah dua tahun sebelumnya syukuran hasil melaut itu dilaksanakan secara sederhana karena pandemi COVID-19. Diramaikan dengan kegiatan larung saji hingga pagelaran wayang kulit, rangkaian Petik Laut Sendang Biru 2022 ini merupakan bentuk kearifan lokal yang dilangsungkan setiap tahunnya pada 27 September.

Khofifah menyampaikan tentang persoalan yang kini tengah dihadapi para nelayan pasca kenaikan harga BBM. Tak hanya soal harga yang mengalami kenaikan tapi juga masalah pasokan.

Baca juga: Menolak Dijual Suami untuk Layani Nafsu Pria Hidung Belang, Istri di Banyumas Disiram Air Keras

“Saya tahu yang sedang saudara hadapi. Solarnya langka nggak? Maka, saya minta tolong koordinator nelayan, tolong dihitung kebutuhan solar nelayan. Kalau pasokan sejauh ini kurang, maka tolong usulan yang diajukan ditambah. Saya ingin memastikan nelayan tidak kekurangan solar untuk melaut,” katanya.

Sebab, kata dia, ia rutin dan intens berkoordinasi dengan GM Pertamina terkait pasokan dan distribusi BBM. "Sehingga usulan kebutuhan di sektor-sektor hilir harus rigid guna memastikan tidak ada titik-titik yang mengalami kekurangan," ujarnya.

Khofifah juga meminta kepada Pemkab Malang untuk menyiapkan titik-titik strategis agar bisa dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Yang mana PLTS tersebut akan menambah daya dukung kelistrikan di sekitar kawasan Malang Selatan ini.

"Maka saya minta kepada Pak Bupati untuk menyiapkan titik strategis dimana bisa dibangun PLTS sekitar sini. Nantinya, jika PLTS sudah berdiri tentu dapat menambah daya dukung kelistrikan sehingga berdampak kepada masyarakat, nelayan dan wisatawan yang hadir," lanjutnya.

Bupati Malang M. Sanusi menyatakan, selama pandemi COVID-19 yang terjadi dua tahun mengakibatkan menurunya pendapatan nelayan sampai 20 ton/perhari. Sebelumnya sebelum pandemi, rata rata penghasilan nelayan dan tangkapan nelayan bisa mencapai 200 ton/hari.

"Kami berharap, lewat larung dan prosesi syukuran ini mendapatkan ridho dari Allah SWT sehingga bisa mendapatkan hasil tangkapan ikan yang melimpah," katanya.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1560 seconds (11.97#12.26)