Kalau Hasil Rapid Test Reaktif, Bagaimana Status Peserta UTBK?

Jum'at, 03 Juli 2020 - 17:14 WIB
loading...
Kalau Hasil Rapid Test...
Persiapan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Para peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) masih kebingungan dengan aturan wajib membawa hasil rapid test sebelum ujian dilakukan. Termasuk juga nasib peserta yang ternyata hasil rapid testnya reaktif.

Ketua Panitia Pusat UTBK Universitas Airlangga (Unair) Prof Junaidi Khotib mengatakan, bagi peserta yang hasil rapid testnya dinyatakan reaktif, maka selanjutnya dilakukan rescheduling ulang jadwal ujian. Kemudian, peserta dirujuk ke pusat layanan kesehatan. Di sana ada Satgas COVID-19 yang akan melakukan penanganan. (Baca juga: Kampus Ikuti Aturan Rapid Test Peserta UTBK, Ini Persiapannya )

“Kalau di Surabaya kan ada hotel yang nanti didampingi sama Dinas Kesehatan. Kalau di luar daerah kami akan sampaikan ke Satgas COVID-19 setempat. Kami di Universitas akan komunikasi dengan tempat asalnya. Dengan demikian seseorang itu akan segera mendapatkan tindakan lebih lanjut,” kata Prof Junaidi, Jumat (3/7/2020).

Wakil Rektor IV Unair Surabaya ini menjelaskan, secara umum warga Kota Surabaya yang mengikuti UTBK di Surabaya, baik Unair, ITS maupun Unesa (Universitas Negeri Surabaya), berjumlah sekitar 38%. Sedangkan peserta dari Surabaya Raya yang meliputi, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik sekitar 68%. Sementara itu, 22% merupakan peserta dari luar Surabaya Raya di Jawa Timur.

“Sementara 8% (peserta) tersebar di 34 Provinsi. Tetapi dari provinsi yang tidak diberikan mobilitas ke Surabaya, mereka kami izinkan untuk berpindah pada pusat-pusat UTBK setempat dimana mereka tinggal,” kata Prof Junaidi.

Dia menjelaskan, pelaksanaan UTBK SBMPTN ini berlangsung serentak di 74 lokasi yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Sedangkan di Surabaya sendiri, berlangsung di tiga PTN, yakni Unair, ITS dan UPN. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan tempat lain untuk menghindari terjadinya pengumpulan massa.

“Misalnya Unair selain di tiga kampus, A B dan C itu kami menggunakan universitas Muhammadiyah Surabaya, Untag dan Stiesia. Tujuannya agar tidak terjadi pengumpulan massa, ini diatur karena proses pelaksanaan UTBK sudah dijalankan dengan protokol ketat ini tidak menimbulkan klaster baru,” kata dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Puluhan Ribu Calon Mahasiswa...
Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Ikuti UTBK di Bandung
1.580 Peserta UTBK Gelombang...
1.580 Peserta UTBK Gelombang Satu Jalani Ujian di Universitas Brawijaya
UTBK Tahap Kedua Selesai,...
UTBK Tahap Kedua Selesai, 600 Peserta di ITS Gugur SBMPTN
Rapid Test Peserta-Panitia...
Rapid Test Peserta-Panitia UTBK SBMPTN di Unpad, 5 Orang Reaktif
88 Peserta UTBK Tahap...
88 Peserta UTBK Tahap I Reaktif, Begini Nasib Mereka
Ini Cerita Peserta UTBK...
Ini Cerita Peserta UTBK Mulai Di-rapid Test, Tak Boleh Mampir di Jalan Hingga Ruang Isolasi
Jadwal Terbaru Unduh...
Jadwal Terbaru Unduh Sertifikat UTBK SNBT 2026, Cek Tata Caranya
UTBK SNBT 2026 di ITS...
UTBK SNBT 2026 di ITS Diawasi AI, Face Recognition Pastikan Peserta Asli
Dapat Lokasi Ujian di...
Dapat Lokasi Ujian di Pusat UTBK Unpad? Simak Ketentuan Berikut
Rekomendasi
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved