Wujudkan Kabupaten Sehat, Wabup Maros Gelar Rakor ODF
Rabu, 07 September 2022 - 15:15 WIB
loading...
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari melakukan rapat koordinasi percepatan Open Defecation Free (ODF). Foto: SINDOnews/Najmi Limonu
A
A
A
MAROS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros terus berupaya mewujudkan Maros sebagai kabupaten sehat. Salah satu upayanya adalah melakukan rapat koordinasi percepatan Open Defecation Free (ODF) atau stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengatakan, Maros sempat menerima penghargaan sebagai kabupaten sehat dengan kategori Swasti Saba Wistara di tahun 2019. Namun, 2021 penghargaan tersebut gagal diraih, sebab ada indikator tambahan yakni ketersediaan jamban.
Karenanya tahun ini, pihaknya berupaya kembali untuk bisa mewujudkan kembali predikat kabupaten sehat.
Dia merinci, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maros per 7 September, masih terdapat 16 desa/kelurahan tersebar di empat kecamatan yang belum tuntas persoalan ODF-nya. Empat kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Lau, Tompobulu, Maros Baru dan Bontoa.
Suhartina menambahkan, waktu yang ditargetkan untuk menuntaskan kasus ODF ini yakni hingga Desember tahun ini. Sejauh ini kata dia, sebanyak empat desa yang dinyatakan tuntas kasus ODF nya.
Wakil Bupati Maros, Suhartina Bohari mengatakan, Maros sempat menerima penghargaan sebagai kabupaten sehat dengan kategori Swasti Saba Wistara di tahun 2019. Namun, 2021 penghargaan tersebut gagal diraih, sebab ada indikator tambahan yakni ketersediaan jamban.
Karenanya tahun ini, pihaknya berupaya kembali untuk bisa mewujudkan kembali predikat kabupaten sehat.
Dia merinci, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Maros per 7 September, masih terdapat 16 desa/kelurahan tersebar di empat kecamatan yang belum tuntas persoalan ODF-nya. Empat kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Lau, Tompobulu, Maros Baru dan Bontoa.
Suhartina menambahkan, waktu yang ditargetkan untuk menuntaskan kasus ODF ini yakni hingga Desember tahun ini. Sejauh ini kata dia, sebanyak empat desa yang dinyatakan tuntas kasus ODF nya.
Lihat Juga :