Aksi Tolak TKA China di Kendari Berlanjut, Massa Meminta Kepala Imigrasi Mundur

Jum'at, 03 Juli 2020 - 15:28 WIB
loading...
Aksi Tolak TKA China...
Aksi unjuk rasa penolakan masuknya ratusan tenaga kerja asing di wilayah Konawe, Sulawesi Tenggara masih terus disuarakan sejumlah kelompok pemuda dan mahasiswa di Kota Kendari. Foto iNews TV/F Tamenk
A A A
KENDARI - Aksi unjuk rasa penolakan masuknya 500 tenaga kerja asing (TKA) China di wilayah Konawe, Sulawesi Tenggara masih terus disuarakan sejumlah kelompok pemuda dan mahasiswa di Kota Kendari, Jumat (3/7/2020).

Aksi unjuk rasa kali ini datang dari kelompok pemuda dan mahasiswa Sultra Bergerak se- Kota Kendari yang digelar di Depan Kantor Imigrasi Kendari. Dimana puluhan massa pengunjuk rasa meminta agar Kepala Kantor Imigrasi Kendari dapat menunda kedatangan ratusan TKA China pada gelombang ke 3 yang dijadwalkan akan kembali masuk pada 7 Juli mendatang.

Aksi unjuk rasa diwarnai dengan pembakaran ban bekas dan blokade jalan. Pendemo juga membawa keranda mayat replika untuk Kepala Kantor Imigrasi yang dianggap tidak becus mengatasi persoalan masuknya TKA di tengah pandemi COVID -19 yang membuat warga resah.

Karena tak kunjung ditemui Kepala Imigrasi massa mencoba masuk paksa dengan mendobrak pagar kantor sempat terjadi ketegangan antara pengunjuk rasa dan seorang pegawai Imigrasi yang mendatangi pengunjuk rasa dengan mengacungkan jari tengah kepada pendemo. (Baca:Suap Mantan Bupati Bengkalis, Ketua DPRD Riau Diduga Terima Uang 'Ketok Palu')

“Kami pengunjuk rasa meminta agar Kepala Imigrasi dapat menunda masuknya TKA gelombang ke 3 jika tidak Kepala Imigrasi diminta untuk mundur dari jabatannya,” kata Awal koordinator aksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tolak TKA China, Massa...
Tolak TKA China, Massa Demonstran Sandera Mobil Dinas
500 TKA China Akan Bekerja...
500 TKA China Akan Bekerja Selama 6 Bulan di Konawe
Tak Kantongi Izin, TKA...
Tak Kantongi Izin, TKA China Dideportasi dari Kendari
Aksi Tolak TKA China...
Aksi Tolak TKA China Berlanjut, Massa Blokade Batas Kota Kendari
Demo Tolak TKA China...
Demo Tolak TKA China Ricuh, Pengunjuk Rasa Paksa Masuk Bandara Haluoleo
Tolak TKA China, Kantor...
Tolak TKA China, Kantor Imigrasi Kendari Dilempari Kotoran Sapi
Perketat Regulasi Big...
Perketat Regulasi Big Tech, China Ingin Jadi Superpower Teknologi
Tepati Janji, VDNI dan...
Tepati Janji, VDNI dan OSS Ngaku Rekrut 3.300 Tenaga Kerja Lokal di Konawe
Menko Luhut: TKA China...
Menko Luhut: TKA China yang Masuk Akan Ciptakan Lapangan Kerja Baru, Percaya?
Rekomendasi
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Berita Terkini
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved