Terseret Kasus Ade Yasin, 3 ASN Pemkab Bogor Divonis 4 dan 2 Tahun Penjara

Sabtu, 24 September 2022 - 00:05 WIB
loading...
Terseret Kasus Ade Yasin, 3 ASN Pemkab Bogor Divonis 4 dan 2 Tahun Penjara
Majelis Hakim PN Bandung menjatuhkan vonis empat tahun dan dua tahun penjara kepada tiga ASN Pemkab Bogor karena terbukti bersalah dalam kasus suap pegawai BPK RI Jabar yang menyeret Bupati Bogor non-aktif, Ade Yasin, Jumat (23/9/2022)
A A A
BANDUNG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bandung menjatuhkan vonis empat dan dua tahun penjara kepada tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Bogor karena terlibat dalam kasus suap yang menjerat atasannya, Bupati Bogor non-aktif, Ade Yasin.

Ketiga ASN Pemkab Bogor tersebut, yakni Kasubdit Kas Daerah Pemkab Bogor, Ihsan Ayatullah; Sekretaris Dinas PUPR Pemkab Bogor, Maulana Adam; dan Petugas PPK di Dinas PUPR Pemkab Bogor, Rizki Taufik.

Majelis Hakim PN Bandung yang diketuai Hera Kartiningsih menilai, ketiga ASN tersebut terbukti melakukan suap kepada pegawai Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Jabar. Mereka dikenakan Pasal 5 ayat 1 huruf a UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Baca juga: Divonis 4 Tahun dan Dizolimi, Bupati Bogor Non-Aktif Ade Yasin Banding

"Terdakwa Ihsan Ayatullah dipidana 4 tahun dan denda Rp 100 juta, jika tidak bayar diganti 4 bulan penjara," tegas Hera Kartiningsih di PN Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Jumat (23/9/2022) malam.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada Ihsan Ayatullah sama dengan vonis yang diterima Ade Yasin. Vonis tersebut juga lebih berat dibandingkan tuntutan jaksa yang menuntut Ihsan Ayatullah dengan pidana penjara selama tiga tahun.

Adapun Maulana Adam dan Rizki Taufik masing-masing divonis dua tahun penjara dan sanksi denda Rp50 juta subsider dua bulan penjara. Vonis yang dijatuhkan majelis hakim kepada keduanya sesuai dengan tuntutan jaksa.

"Terdakwa Maulana Adam dan Rizki Rizki masing-masing 2 tahun dan denda Rp50 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar masing-masing ganti dua bulan penjara," tegas Hera.

Dalam amar putusannya, Hera juga menyebutkan hal yang meringankan dan memberatkan. Dalam hal yang memberatkan, ketiga terdakwa dinilai telah berbelit dalam memberikan keterangan di persidangan. Adapun hal yang meringankan, ketiga terdakwa dinilai sopan selama menjalani persidangan.

Diketahui, Majelis Hakim PN Bandung lebih dulu menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada Ade Yasin. Ade Yasin dinilai terbukti bersalah dalam kasus suap pegawai BPK RI Perwakilan Jabar untuk mendapatkan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangan Pemkab Bogor tahun 2021.

"Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa (Ade Yasin) dengan pidana empat tahun penjara," tegas Ketua Majelis Hakim PN Bandung, Hera Kartiningsih dalam sidang vonis di PN Bandung, Jumat (23/9/2022).
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1409 seconds (11.252#12.26)