Ingin Gandakan Uang, Warga Jakarta dan Jateng Tewas Diracun Sianida oleh Dukun di Sukabumi
Jum'at, 23 September 2022 - 21:58 WIB
loading...
Para tersangka pembunuhan dengan modus ganda uang saat rekonstruksi. (Ist)
A
A
A
SUKABUMI - Seorang warga Jakarta dan Jawa Tengah (Jateng) yang berniat akan menggandakan uangnya, tewas diberi racun sianida oleh dukun palsu di Kelurahan Jayamekar, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi .
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada awal Juni 2022 lalu, dua korban yang tewas diracun berinisial EN dan AN. Sedangkan 2 tersangka warga Sukabumi dan 1 warga Cilacap berinisial A, DAS, AR yang kini sudah ditahan polisi.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Yanto Sudiarto mengatakan, bahwa ketiganya mempunyai peran masing-masing, DAS sebagai pencari calon korban untuk dilakukan ritual pengobatan dan melipatgandakan uang secara gaib. Lalu A dan AR berperan sebagai dukun pelaksana ritual penggandaan uang.
"Kronologi kejadian berawal dari kedua korban yang datang ke Sukabumi setelah terbujuk oleh DAS yang menjanjikan mempertemukan dengan dukun yang dapat menggandakan uang," ujar Yanto kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (23/9/2022).
Lalu keduanya dibawa oleh DAS ke tersangka A, lanjut Yanto, akan tetapi saat itu tidak dilakukan ritual di tempatnya, tersangka A hanya menyediakan air mineral yang telah dicampur dengan cairan yang mengandung zat sianida tanpa sepengetahuan para korban.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada awal Juni 2022 lalu, dua korban yang tewas diracun berinisial EN dan AN. Sedangkan 2 tersangka warga Sukabumi dan 1 warga Cilacap berinisial A, DAS, AR yang kini sudah ditahan polisi.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Yanto Sudiarto mengatakan, bahwa ketiganya mempunyai peran masing-masing, DAS sebagai pencari calon korban untuk dilakukan ritual pengobatan dan melipatgandakan uang secara gaib. Lalu A dan AR berperan sebagai dukun pelaksana ritual penggandaan uang.
"Kronologi kejadian berawal dari kedua korban yang datang ke Sukabumi setelah terbujuk oleh DAS yang menjanjikan mempertemukan dengan dukun yang dapat menggandakan uang," ujar Yanto kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (23/9/2022).
Lalu keduanya dibawa oleh DAS ke tersangka A, lanjut Yanto, akan tetapi saat itu tidak dilakukan ritual di tempatnya, tersangka A hanya menyediakan air mineral yang telah dicampur dengan cairan yang mengandung zat sianida tanpa sepengetahuan para korban.
Lihat Juga :