Tagihan Air Bengkak, Ini Penjelasan dan Solusi PDAM Tirta Musi

Jum'at, 03 Juli 2020 - 09:24 WIB
loading...
Tagihan Air Bengkak,...
PDAM Tirta Musi Palembang membantah asal-asalan dalam mencatat pemakaian air yang mengakibatkan tagihan membengkak.Foto/dok
A A A
PALEMBANG - PDAM Tirta Musi Palembang membantah jika pihaknya main tembak dalam pencatatan pemakaian air yang mengakibatkan tagihan membengkak. Apalagi penghitungan meteran sudah menerapkan sistem digital.

Namun demikian PDAM Tirta Musi tetap menyiapkan solusi yang salah satunya pembayaran tagihan air bersih terhitung Juli 2020 dengan cara mencicil. Hal ini menanggapi keluhan pelanggan yang mengalami lonjakan kenaikan tagihan pemakaian air bersih.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya Adani mengatakan pihaknya menawarkan dua solusi bagi pelanggannya. Pertama, menawarkan konsultasi pengecekan guna penyesuaian meteran bila terjadi pembengkakan biaya. Kedua, bila pelanggan merasa keberatan akan diberikan solusi pembayaran secara dicicil maksimal lima kali.

“Kita terbuka, jika memang ada ledakan kita tawarkan konsultasi. Bila masih keberatan dengan tagihan pemakaian opsinya bisa dicicil. Silakan ke unit pelayanan PDAM terdekat,” ujarnya.

(Baca juga: Pembebasan Tagihan Rekening Air PDAM di Palembang Distop )

Dia menjelaskan, selama April dan Mei terjadi lonjakan penggunaan air bersih sehingga pada Juli ini mengalami kenaikan tagihan.

Berdasarkan data, untuk pelanggan 2a (rumah tangga sederhana) dengan jumlah pelanggan 102.987 kubikasi 2.547.246 pada bulan April. Kemudian, di bulan Mei jumlah pelanggan 103.035 kubikasi 2.543.156. Pada Juni, jumlah pelanggan 103.091 kubikasi 2.578. 424.

Sementara untuk pelanggan 2b (rumah tangga) pada April jumlah pelanggan 144.963 kubikasi 3.933.852. Bulan Mei 145.455 kubikasi 3.924.772. Pada Juni jumlah pelanggan 146.078 kubikasi 3.968.833

“Juni kita sudah mulai pembacaan meter lagi. Tapi tagihan di Juli yang membengkak itu terhitung pada pemakaian bulan April dan Mei,” ujarnya.

(Baca juga: Tiga Pencuri Pipa Senilai Ratusan Juta Diringkus Polisi )

Andi menegaskan, pihaknya tidak ingin membuat pelanggan dirugikan atau dibebankan. Apalagi sampai terkesan asal tembak meteran. Sebab, sudah dilakukan digitalisasi penghitungan meteran.

“Selain itu, kami juga diawasi oleh BPKP, BPK, konsultan akuntan publik bahkan dikroscek ombudsman. Selama pandemi dua bulan lalu kita tidak baca meteran untuk meminimalisir petugas kita terpapar covid. Sebab, satu petugas pembaca meteran itu minimal mengecek 3.000 rumah,” tukasnya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selama Ramadan, PDAM...
Selama Ramadan, PDAM Tirta Musi Jamin Kelancaran Distribusi Air
Anggota DPRD Gresik...
Anggota DPRD Gresik Dikabarkan Positif COVID-19
Sempat Menolak, Pasien...
Sempat Menolak, Pasien Positif COVID-19 di Probolinggo Akhirnya Mau Dikarantina
Pilbup Mojokerto: Pungkasiadi-Titik...
Pilbup Mojokerto: Pungkasiadi-Titik 3, Yoko Priyono-Khoirunisa 2, Ikfana-Al Barra 1
5 Guru SMA Tulungagung...
5 Guru SMA Tulungagung Positif COVID-19, Belajar Tatap Muka Batal
COVID-19 di Purwakarta...
COVID-19 di Purwakarta Belum Selesai, Kasusnya Masih Fluktuatif
Realita Live di iNews...
Realita Live di iNews dan RCTI+ Rabu Pukul 15.00: Hilang Nyawa Akibat Canda
iNews Siang Live di...
iNews Siang Live di iNews dan RCTI+ Selasa Pukul 11.00: Tagih Warisan, Anak Bakar Rumah
Rekomendasi
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 73, Penyergapan Pecah Menjadi Baku Tembak dan Pertarungan Sengit
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved