Sidang Peninjauan Setempat Redish Tanah Ricuh, Warga Saling Pukul

Selasa, 20 September 2022 - 21:05 WIB
loading...
Sidang Peninjauan Setempat Redish Tanah Ricuh, Warga Saling Pukul
Suasana kericuhan mewarnai sidang peninjauan setempat redish tanah di Blitar, warga saling pukul. Foto: iNewsTV/Robby Ridwan
A A A
BLITAR - Sidang peninjauan setempat lahan perkebunan yang dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara ( PTTUN ) di Kabupaten Blitar diwarnai kericuhan, bahkan warga saling pukul di lokasi.

Kericuhan itu terjadi di lokasi peninjauan setempat oleh PTTUN di Desa Modangan Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Kedua kelompok penggugat yang berseberangan pendapat terlibat keributan dan saling dorong.

Baca juga: Dramatis, Evakuasi Warga Tertimbun Longsor di Bantaran Sungai Pelus

Kericuhan bermula saat 2 orang penggugat yang tidak terima dengan pembagian tanah redish berhenti di tengah jalan di lokasi kantor Desa Modangan.



Lalu warga pun meminta kedua orang yang mengendarai mobil ini menepikan mobilnya, namun justru terjadi cek cok dan perkelahian. Akibat kejadian itu satu orang warga mengalami luka di kepala.

Kericuhan baru bisa diredakan setelah puluhan polisi dan TNI diterjunkan di lokasi, polisi juga mengamankan tergugat agar tidak jadi sasaran amukan warga

Baca juga: Diusir PSK dari Kamar Hotel Gegara Senjata Loyo, Dimas Nekat Curi HP

“Sidang peninjauan ini merupakan agenda lanjutan dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Surabaya,” kata Ketua Majelis PTTUN, Julian Praja.

Sebelum sidang lanjutan pembagian tanah yang dikelola oleh PT Dwi Sri, dengan total 133 hektar dari 223 haktare lahan yang dibagikan kepada 700 warga sebagai tanah redish.
(nic)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1965 seconds (10.101#12.26)