alexametrics

New Normal, Wisata Religi di Gresik Belum Beroperasi

loading...
New Normal, Wisata Religi di Gresik Belum Beroperasi
Suasana di kawasan wisata religi Makam Sunan Giri di Gresik.Foto/SINDONews/Ashadi Iksan
A+ A-
GRESIK - Memasuki era normal baru atau new normal, lokasi wisata religi di Gresik masih belum dibuka. Pembukaan wisata religi tersebut dikhawatirkan menjadi klaster baru penyebaran COVID-19. Belum ada kesepakatan antara pengelola dengan Dinas Pariwisata Gresik.

Sementara lokasi wisata religi seperti Makam Sunan Giri sudah mulai persiapan new normal. Depan pintu masuk dilengkapi tempat cuci tangan portabel. Jalur masuk dan keluar sudah disiapkan.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pariwisata dan Kabudayaan (Disparbud) Kabupaten Gresik, AH Sinaga mengaku belum ada kesepakatan antara pemerintah desa dengan yayasan.

(Baca juga:Berjuang Sembuhkan Pasien Positif, 8 Dokter di Gresik Terpapar COVID-19)



Meski sudah dibuka lagi, hanya dikhususkan bagi warga Gresik yang diijinkan masuk. Kemudian dievaluasi lagi. "Kalau persebaran virus turun, dibuka normal lagi," ujar Sinaga.

Dijelaskan, pendapatan dari sektor wisata religi mampu menyumbangkan PAD hingga Rp2,25 miliar. Tahun 2020 juga ditarget menyumbangkan PAD sebesar Rp2,5 miliar.



(Baca juga:Kontak dengan Pasien COVID-19, 6 Warga Blitar Lakukan Tes Swab)

Di sisi lain, Sekretaris Komisi II DPRD Gresik Syahrul Munir memprediksi pemerintah bakal kehilangan PAD sekitar 30 persen dari sektor wisata tersebut. Untuk mencapai target itu, Disparbud harus merancang anggaran untuk mempromosikan kembali tempat wisata.

"Kami minta untuk merancang langkah kedepan dan kami siap mengawal," kata politisi muda PKB asal Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar itu.
(msd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak