Dituduh Curi Spion, Pelajar di Baubau Luka Bersimbah Darah Dikeroyok Teman-temannya

Jum'at, 16 September 2022 - 19:58 WIB
loading...
Dituduh Curi Spion, Pelajar di Baubau Luka Bersimbah Darah Dikeroyok Teman-temannya
Sorang pelajar di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dikeroyok oleh teman sekolahnya usai dituduh mencuri spion motor. Foto/iNews TV/Andhy Eba
A A A
BAUBAU - Seorang pelajar SMA Negeri 2 Baubau, bersimbah datah usai dihajar dan dikeroyok beramai-ramai oleh teman-temannya. Pelajar tersebut dituduh mencuri spion motor salah satu pelajar, hingga akhirnya babak belur dihajar puluhan pelajar.

Baca juga: Dituduh Curi HP, Santri Asal Bogor Dianiaya 16 Temannya hingga Gendang Telinga Pecah

Aksi pengeroyokan siswa ini, terekam kamera ponsel warga dan viral di media sosial. Setelah ditelusuri, aksi pengeroyokan brutal tersebut terjadi pada Kamis (15/9/2022), seusai pulang sekolah. Peristiwa pengeroyokan terjadi di tengah jalan di samping SMA Negeri 2 Baubau.



Kapolsek Murhum, Iptu Muhamad Arif mengatakan, kronologi peristiwa pengeroyokan terhadap seorang pelajar berinisial MS (15) tersebut, terjadi usai pulang sekolah. MS dituduh telah mencuri kaca spion motor milik salah satu pelajar SMA Negeri 2 Baubau.

Baca juga: Cari Ponsel Adik di Pasar Girian, Pemuda di Bitung Justru Bunuh Orang Tak Dikenal

"Setelah pulang sekolah, MS langsung dikeroyok oleh teman-temannya. Melihat MS dikeroyok, teman-teman MS tidak terima dan melakukan serangan balasan, sehingga terjadi tawuran," tutur Arif, Jumat (16/9/2022).

Dituduh Curi Spion, Pelajar di Baubau Luka Bersimbah Darah Dikeroyok Teman-temannya


Arif menambahkan, saat tawuran terjadi anggota polisi langsung datang dan mengamankan situasi di lokasi pengeroyokan berujung tawuran tersebut. Saat tawuran berhasil dihentikan, korban terlihat sudah dalam kondisi terluka bersimbah darah.

Baca juga: Brutal! Wanita Rentenir Tega Robohkan Rumah Warga Garut karena Utang Rp1,3 Juta

Pasca tawuran pelajar tersebut, sejumlah siswa yang diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban, akhirnya dipanggil ke kantor polisi untuk diperiksa dan dilakukan pembinaan. Para pelajar tersebut, juga dikenakan wajib lapor untuk mengantisipasi hal-hal serupa terulang kembali.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1625 seconds (11.97#12.26)