Ormas Islam se Mojokerto Raya Demo Tolak RUU HIP dan TKA China

Kamis, 02 Juli 2020 - 17:27 WIB
loading...
Ormas Islam se Mojokerto...
Ratusan massa gabungan ormas Islam se-Mojokerto raya berunjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kamis siang (2/7/2020). Foto iNews TV/Sholahudin
A A A
MOJOKERTO - Ratusan massa gabungan ormas Islam se-Mojokerto raya berunjuk rasa di gedung DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kamis siang (2/7/2020). Aksi unjuk rasa dilakukan untuk menolak rencana Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila yang saat ini digodok DPR RI yang dinilai mengkerdilkan Pancasila dan akan menumbuhkan faham komunis di Indonesia
Ormas Islam se Mojokerto Raya Demo Tolak RUU HIP dan TKA China

Sebelum melakukan orasi di Gedung DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto ratusan massa ormas Islam melakukan konvoi keliling Kota Mojokerto, Kamis (2/7/2020). Aksi konvoi sambil membawa sejumlah spanduk dan poster penolakan RUU Haluan Ideologi Pancasila.

Selain itu para ormas Islam juga menolak datangnya tenaga kerja asing asal China. Tiba di depan Gedung DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto perwakilan ormas Islam melakukan orasi secara bergantian. (Baca: 2 Warga Diboyong Polisi, Warga Kembali Blokade Jalan Lintas Sumatera di Madina)
Ormas Islam se Mojokerto Raya Demo Tolak RUU HIP dan TKA China

Dalam orasinya mereka dengan tegas menolak RUU HIP karena dinilai akan membangkitkan kembali komunisme di Indonesia.

Selain melakukan orasi dengan menggunakan mobil komando para peserta aksi ini juga membentangkan spanduk dan banner dengan berbagai tulisan penolakan.

Khoirul Anam korlap aksi demo menilai, dengan adanya rancangan Undang Undang HIP dapat mengkerdilkan nilai luhur pancasila yang sudah dirumuskan oleh para ulama dan juga pendiri bangsa . Terlebih di dalam RUU tersebut juga terdapat indikasi bangkitnya komunis di Indonesia.
Ormas Islam se Mojokerto Raya Demo Tolak RUU HIP dan TKA China

Selain itu mereka juga menuntut penindakan tegas TKA China terutama para TKA ilegal pasalnya di masa pandemi ini para Tenaga Kerja Indonesia banyak yang kehilangan pekerjaan, sehingga dianggap lebih membutuhkan pekerjaan dibandingkan para TKA asal China.

Sejumlah perwakilan diterima oleh perwakilan dari DPRD Kabupaten dan Kota Mojokerto di hadapan para ormas Islam. Kedua lembaga ini mendukung aksi massa menolak RUU HIP dan akan mengirimkan surat dukungan kepada lembaga yang lebih atas di DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPR-RI di Jakarta.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
Momen Tiga Tokoh NU...
Momen Tiga Tokoh NU Mengikuti Pendidikan Kepemimpinan di PMKNU Cirebon
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Masyayikh Sukorejo Minta Semua Kader NU Dirangkul
101 Orang Ditangkap...
101 Orang Ditangkap saat Aksi Hari Buruh, Kinerja Polda Metro Diapresiasi Penasihat Kapolri
101 Orang Diduga Berencana...
101 Orang Diduga Berencana Rusuh saat Hari Buruh 2026 Dipulangkan
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Paradoks NU: Ketika...
Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Di Forum Internasional...
Di Forum Internasional Malaysia, PUI Tegaskan Dukungan Pembebasan Ghannouchi
Rekomendasi
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
Berita Terkini
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved