Terdampak Pandemi COVID-19, Kinerja Ekspor Jabar Terus Melorot
Kamis, 02 Juli 2020 - 11:59 WIB
loading...
A
A
A
"Penurunan ekspor nonmigas terbesar pada Mei 2020 terjadi pada golongan alas kaki sebesar -30,08 persen, diikuti oleh plastik dan barang dari plastik sebesar -25,30 persen, serta mesin atau pesawat mekanik sebesar -25,27 persen," jelas dia.
(Baca juga: Pilkada Kabupaten Bandung Diwarnai Polemik Rekomendasi Cabup Golkar )
Menurut sektor, ekspor Non Migas hasil industri pengolahan Mei 2020 turun 45,18 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019. Ekspor hasil pertanian turun 19,84 persen, serta ekspor hasil tambang dan lainnya turun 67,91 persen.
Saat ini, kinerja ekspor nonmigas Mei 2020 terbesar masih ke Amerika Serikat, yaitu USD 262,59 juta, disusul Jepang USD 166,82 juta, dan Tiongkok USD 139,86 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,24 persen.
"Tapi secara nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Mei 2020, tercatat surplus USD 1,04 miliar, dengan demikian kumulatif Januari-Mei 2020 surplus mencapai USD 6,94 miliar," tugas Dody.
(Baca juga: Pilkada Kabupaten Bandung Diwarnai Polemik Rekomendasi Cabup Golkar )
Menurut sektor, ekspor Non Migas hasil industri pengolahan Mei 2020 turun 45,18 persen dibanding bulan yang sama tahun 2019. Ekspor hasil pertanian turun 19,84 persen, serta ekspor hasil tambang dan lainnya turun 67,91 persen.
Saat ini, kinerja ekspor nonmigas Mei 2020 terbesar masih ke Amerika Serikat, yaitu USD 262,59 juta, disusul Jepang USD 166,82 juta, dan Tiongkok USD 139,86 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,24 persen.
"Tapi secara nilai neraca perdagangan luar negeri Jawa Barat Mei 2020, tercatat surplus USD 1,04 miliar, dengan demikian kumulatif Januari-Mei 2020 surplus mencapai USD 6,94 miliar," tugas Dody.
(msd)
Lihat Juga :