Sedang Buang Sampah, Santri di Palembang Ditodong Orang Tak Dikenal
Rabu, 07 September 2022 - 18:00 WIB
loading...
Santri di Palembang berinisial MA (14) menjadi korban penodongan orang tak dikenal saat membuang sampah depan pondok pesantren. Foto: Istimewa
A
A
A
PALEMBANG - MA (14), seorang santri Pondok Pesantren Tijarotallantabur, Jalan Banten IV, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang menjadi korban penodongan di depan ponpesnya saat sedang membuang sampah.
Meyzuar (36), ayah korban mengatakan, anaknya tersebut ditodong oleh dua orang tidak dikenal, Senin (5/9/2022) sekitar pukul 03.00 WIB, saat sedang membuang sampah bersama temannya.
"Akibat penodongan itu, korban kehilangan satu unit handphone. Kejadian ini sudah saya laporkan ke SPKT Polrestabes Palembang," ujar Meyzuar, Rabu (7/9/2022).
Baca juga: Anak Meninggal di Ponpes Gontor Diduga Akibat Kekerasan, Orang Tua Cari Keadilan
Meyzuar yang merupakan warga Lorong Garuda, Kecamatan SU I Palembang mengatakan bahwa kejadian bermula saat anaknya hendak membuang sampah bersama temannya di depan ponpes. Kemudian, datang dua orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor, mendekati korban dan menuduh korban pencuri.
"Pelaku menyuruh anak saya mengeluarkan barang-barang yang ada di saku celananya. Kemudian anak saya mengeluarkan handphone dan langsung dirampas pelaku," katanya.
Meyzuar (36), ayah korban mengatakan, anaknya tersebut ditodong oleh dua orang tidak dikenal, Senin (5/9/2022) sekitar pukul 03.00 WIB, saat sedang membuang sampah bersama temannya.
"Akibat penodongan itu, korban kehilangan satu unit handphone. Kejadian ini sudah saya laporkan ke SPKT Polrestabes Palembang," ujar Meyzuar, Rabu (7/9/2022).
Baca juga: Anak Meninggal di Ponpes Gontor Diduga Akibat Kekerasan, Orang Tua Cari Keadilan
Meyzuar yang merupakan warga Lorong Garuda, Kecamatan SU I Palembang mengatakan bahwa kejadian bermula saat anaknya hendak membuang sampah bersama temannya di depan ponpes. Kemudian, datang dua orang pelaku dengan mengendarai sepeda motor, mendekati korban dan menuduh korban pencuri.
"Pelaku menyuruh anak saya mengeluarkan barang-barang yang ada di saku celananya. Kemudian anak saya mengeluarkan handphone dan langsung dirampas pelaku," katanya.
Lihat Juga :