Santri Ponpes Gontor Diduga Tewas Dianiaya, Ini Sikap Kemenag Jawa Timur
Rabu, 07 September 2022 - 07:59 WIB
loading...
Kemenag Jatim meminta Ponpes Gontor Ponorogo untuk mengevaluasi pola asuh terhadap santri yang selama ini sudah diterapkan.Foto/dok
A
A
A
SURABAYA - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur (Jatim) mendukung pihak kepolisian mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gontor Ponorogo tewas.
Kanwil Kemenag Jatim juga meminta Ponpes Gontor Ponorogo untuk mengevaluasi pola asuh terhadap santri yang selama ini sudah diterapkan.
"Ada kewenangan yang dimiliki oleh para senior pesantren dalam pola komunikasi terhadap para juniornya. Sehingga keputusan untuk melakukan tindak kekerasan berani diambil oleh mereka," kata Kepala Bidang Diniyah Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jatim, Muhammad As'adul Anam, Selasa (6/9/2022).
Baca juga: Kronologi Dugaan Penganiayaan Santri Ponpes Gontor Ponorogo hingga Tewas
Berdasarkan keterangan Kepala Subdirektorat Pendidikan Pesantren Kemenag Ponorogo Basnang Said, kasus penganiayaan itu bermula dari kegiatan perkemahan rutin Pondok Pesantren Darussalam Gontor Ponorogo setiap hari Kamis-Jumat (Perkajum). Pada Kamis-Jumat, 18-19 Agustus 2022, kegiatan Perkajum dikuti oleh santri kelas 5.
Kanwil Kemenag Jatim juga meminta Ponpes Gontor Ponorogo untuk mengevaluasi pola asuh terhadap santri yang selama ini sudah diterapkan.
"Ada kewenangan yang dimiliki oleh para senior pesantren dalam pola komunikasi terhadap para juniornya. Sehingga keputusan untuk melakukan tindak kekerasan berani diambil oleh mereka," kata Kepala Bidang Diniyah Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Jatim, Muhammad As'adul Anam, Selasa (6/9/2022).
Baca juga: Kronologi Dugaan Penganiayaan Santri Ponpes Gontor Ponorogo hingga Tewas
Berdasarkan keterangan Kepala Subdirektorat Pendidikan Pesantren Kemenag Ponorogo Basnang Said, kasus penganiayaan itu bermula dari kegiatan perkemahan rutin Pondok Pesantren Darussalam Gontor Ponorogo setiap hari Kamis-Jumat (Perkajum). Pada Kamis-Jumat, 18-19 Agustus 2022, kegiatan Perkajum dikuti oleh santri kelas 5.
Lihat Juga :