Petani Muda Kreatif, Kembangkan Buah Melon Premium di Masa Pandemi
Kamis, 02 Juli 2020 - 05:36 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga 100% hasil yang kami tumbuhkan tergantung dengan komposisi yang kita berikan. Misalnya saya mau awal pertumbuhannya, daunnya mau saya besarkan sekian. Saya kasih pupuk nitrogen sekian PPM (part per million atau seperjuta bagian yang merupakan satuan pada pengukuran nilai kepadatan suatu zat di dalam air)," jelas Rangga, Rabu (1/7/2020).
Hal itu berlaku juga untuk buah yang misal mau dibesarkan seberapa ukurannya, petani tinggal menambah zat lainnya. Artinya, dengan teknologi pertanian ini pihaknya bisa mengontrol. Hal itu berbeda jika penanamannya dilakukan di atas tanah yang berujung pada sulitnya pengontrolan tanaman.
Dia menjelaskan, hasil buah melon yang diharapkan adalah buah kualitas premium karena memiliki pasar bagus. Swlain itu sehat untuk dikonsumsi lantaran minim kandungan pestisida. "Yang lagi ditanam ini jenis melon Jepang, melon Eropa, ada melon China, melon Jawa," jelas dia.
Dengan masa panen bervariasi, atau setidaknya 60 hari hingga 80 hari bisa panen. Saat ini untuk hasil panennya pernah dikirim hingga Singapura. "Kualitasnya mereka cocok," ujar Rangga.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku terpukau dengan inovasi petani muda tersebut. Dia bersama rombongan meninjau tempat penanamannya.
Hal itu berlaku juga untuk buah yang misal mau dibesarkan seberapa ukurannya, petani tinggal menambah zat lainnya. Artinya, dengan teknologi pertanian ini pihaknya bisa mengontrol. Hal itu berbeda jika penanamannya dilakukan di atas tanah yang berujung pada sulitnya pengontrolan tanaman.
Dia menjelaskan, hasil buah melon yang diharapkan adalah buah kualitas premium karena memiliki pasar bagus. Swlain itu sehat untuk dikonsumsi lantaran minim kandungan pestisida. "Yang lagi ditanam ini jenis melon Jepang, melon Eropa, ada melon China, melon Jawa," jelas dia.
Dengan masa panen bervariasi, atau setidaknya 60 hari hingga 80 hari bisa panen. Saat ini untuk hasil panennya pernah dikirim hingga Singapura. "Kualitasnya mereka cocok," ujar Rangga.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku terpukau dengan inovasi petani muda tersebut. Dia bersama rombongan meninjau tempat penanamannya.
Lihat Juga :