Dianggap Tak Transparan, Rapat Pembahasan RTRW di Karawang Dibubarkan Massa
Kamis, 01 September 2022 - 18:24 WIB
loading...
Agenda konsultasi publik membahas rancangan peraturan daerah tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang diselenggarakan Pemkab Karawang dibubarkan massa. SINDOnews/Nila
A
A
A
KARAWANG - Agenda konsultasi publik membahas rancangan peraturan daerah tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang diselenggarakan Pemkab Karawang dibubarkan massa .
Massa yang melakukan demo berhasil masuk ruang rapat dan membubarkan peserta yang hadir. Akibatnya, Pemkab Karawang menunda pembahasan RTRW karena situasi tidak kondusif.
Berdasarkan pemantauan, pembahasan RTRW mendapat perhatian masyarakat Karawang karena dinilai Pemkab Karawang tidak terbuka. Puluhan massa datang ke lokasi rapat dan melakukan aksi demo didepan hotel tempat rapat dilaksanakan. Aksi demo oleh aktivis lingkungan dan mahasiswa berhasil masuk ke ruang rapat dan membubarkan acara tersebut.
Aktivis LSM Lodaya, Nace Permana mengatakan masyarakat marah kepada Pemkab Karawang karena terkesan tidak terbuka. Akibatnya masayarakat yang kecewa melakukan demo dan membubarkan rapat tersebut.
"Acara konsultasi publik tentang revisi RTRW harusnya melibatkan banyak komunitas masyarakat. Namun yang terjadi peserta dalam rapat itu terkesan dipilah-pilah, bukan berasal dari masyarakat yang berkepentingan. Padahal, merevisi RTRW sama saja dengan merubah peradaban manusia," ujar Nace.
Massa yang melakukan demo berhasil masuk ruang rapat dan membubarkan peserta yang hadir. Akibatnya, Pemkab Karawang menunda pembahasan RTRW karena situasi tidak kondusif.
Berdasarkan pemantauan, pembahasan RTRW mendapat perhatian masyarakat Karawang karena dinilai Pemkab Karawang tidak terbuka. Puluhan massa datang ke lokasi rapat dan melakukan aksi demo didepan hotel tempat rapat dilaksanakan. Aksi demo oleh aktivis lingkungan dan mahasiswa berhasil masuk ke ruang rapat dan membubarkan acara tersebut.
Aktivis LSM Lodaya, Nace Permana mengatakan masyarakat marah kepada Pemkab Karawang karena terkesan tidak terbuka. Akibatnya masayarakat yang kecewa melakukan demo dan membubarkan rapat tersebut.
"Acara konsultasi publik tentang revisi RTRW harusnya melibatkan banyak komunitas masyarakat. Namun yang terjadi peserta dalam rapat itu terkesan dipilah-pilah, bukan berasal dari masyarakat yang berkepentingan. Padahal, merevisi RTRW sama saja dengan merubah peradaban manusia," ujar Nace.
Lihat Juga :