500 Hektare Tanaman Pertanian Blitar Diganyang Tikus

Rabu, 01 Juli 2020 - 16:46 WIB
loading...
500 Hektare Tanaman...
Tanaman jagung di Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar yang mengering dan mati setelah diserang hama tikus. (Foto/SINDOnews/solichan arif)
A A A
BLITAR - Hama tikus merusak kurang lebih 500 hektare (ha) area persawahan di Kabupaten Blitar. Nyaris seluruh tanaman pangan petani rusak, yakni mulai padi, jagung sampai sayuran serta buah buahan.

"Kurang lebih 500 hektare dan terjadi merata di 22 kecamatan Kabupaten Blitar, "ujar Noeryono Darul Yuhanda, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar kepada wartawan, Rabu (1/7/2020). (BACA JUGA: Sudah 10 Dokter Meninggal Karena COVID-19 di Surabaya)

Serangan hama tikus ini berlangsung cukup lama. Informasi yang dihimpun, sejak bulan Januari, yakni mulai musim tanam padi, berganti musim jagung, dan tidak berhenti sampai sekarang.

Misalnya di Desa Kunir, Desa Gandekan, Desa Kolomayan, Desa Pikatan yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Wonodadi. Tanaman yang memasuki masa semi diserang pada bagian pangkal. Akibatnya banyak yang mengering dan mati.

Sedangkan tanaman yang mulai berbuah kondisinya semakin parah. "Hama tikus membabi buta. Bahkan bukan hanya komoditas padi yang dijadikan korban, tanaman jagung pun juga disambangi, "terang Noeryono.

Untuk melawan hama tikus ini, petani sudah melakukan berbagai upaya pemberantasan. Mulai penggropyokan massal, yakni beramai ramai melakukan perburuan, diantaranya menembaki dengan senapan angin, menabur racun di lobang yang dianggap sebagai sarang, termasuk pengasapan.

Kemudian juga mengamankan tanaman dengan memasang plastik pada batas lahan. Namun semuanya sia sia. Serangan hama tikus juga tidak kunjung berhenti. Sejumlah petani bahkan mengaku kondisinya malah semakin parah. Serangan tikus justru semakin menghebat. (BACA JUGA: Jadi Tersangka, Ini Motif Pembakar Mobil Via Vallen)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Crivisaya Ganjar Penyuluhan...
Crivisaya Ganjar Penyuluhan Pengendalian Hama Tanaman Semangka
Serangan Lembing Batu...
Serangan Lembing Batu di Indramayu Akibatkan Puluhan Pemotor Jatuh
Hama Ulat Bulu Serang...
Hama Ulat Bulu Serang Kampung, Warga Lingga Kepri Panik
Bahas Urgensi Penanganan...
Bahas Urgensi Penanganan Rayap di IKN, ASPPHAMI Gelar Seminar
Akibat Cuaca Ekstrem,...
Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Cabai Lereng Merapi Gagal Panen saat Harga Meroket
Bantu Petani Kopi Simalungun...
Bantu Petani Kopi Simalungun Antisipasi Serangan Hama, PT TPL Bagikan 350 Bibit Lamtoro
Jaga Rumah dari Rayap:...
Jaga Rumah dari Rayap: Lebih dari Sekadar Kenyamanan, Ini Soal Perlindungan Jangka Panjang
Syngenta Edukasi Petani...
Syngenta Edukasi Petani Hadapi Tantangan Resistensi Hama
Serangan Berlanjut,...
Serangan Berlanjut, Kota Hama Jatuh ke Tangan Pemberontak Suriah
Rekomendasi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Berita Terkini
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Infografis
Mengenal Tanaman Narkoba...
Mengenal Tanaman Narkoba Kratom dan Berbagai Khasiatnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved