Konflik RTG, Kadus dan Kades di Lombok Utara Diadukan Warga ke Bupati

Senin, 27 April 2020 - 11:58 WIB
loading...
Konflik RTG, Kadus dan...
Sejumlah ketua Pokmas saat menemui Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar untuk mengadukan Oknum Kepala Dusun Montong dan Kepala Desa Jenggala di Kecamatan Tanjung. Foto/iNews TV/Hari Kasidi
A A A
Oknum Kepala Dusun Montong dan Kepala Desa Jenggala di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara , NTB diadukan oleh warganya ke bupati. Pengaduan ini menyusul dugaan penghalangan pembangunan rumah tahan gempa (RTG) bagi warga korban gempa Lombok, yang sudah 2 tahun menempati pengungsian.

Sejumlah ketua kelompok masyarakat (Pokmas) yang mengaku sebagai perwakilan puluhan warga Dusun Montong, Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung mendatangi kediaman Bupati Lombok Utara. (Baca juga: RSUD Bangko Merangin Diusulkan Jadi RS Rujukan COVID-19)

Kedatangan para ketua Pokmas ini untuk mengadukan oknum Kepada Dusun dan Kepala Desa Jenggala, menyusul terjadinya dugaan penghalangan pembangunan RTG.

Perwakilan Ketua Pokmas, Ardy dan Thamren menjelaskan bahwa oknum Kadus Montong dan Kades Jenggala melarang masuknya material, dan meminta warganya untuk menghentikan proses pembangunan RTG. "Pelarangan dan penghentian itu dengan dalih adanya wabah Corona (COVID-19) dan rekening masyarakat belum keluar, sesuai edaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara," ujarnya.

Sementara Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar yang menerima aduan warga Dusun Montong, Desa Jenggala langsung menelepon Camat Tanjung selaku komandan RTG di distrik tersebut. Bupati juga memerintahkan camat untuk memberikan pendampingan kepada warga dengan mengutus tim pendamping, serta meminta pembangunan RTG untuk diteruskan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
Gempa M5,6 Guncang Talaud...
Gempa M5,6 Guncang Talaud Maluku Utara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa 5,6 Magnitudo...
Gempa 5,6 Magnitudo Guncang Pulau DOI Maluku Utara Siang Ini
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara, Begini Analisa BMKG
Gempa M6,2 Guncang Pulau...
Gempa M6,2 Guncang Pulau Doi Maluku, BMKG: Waspada Gempa Susulan
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
Rekomendasi
Cing Abdel Sudah Ikhlas...
Cing Abdel Sudah Ikhlas Lepas Temon, Kini Hanya Tersisa Kenangan Lucu
Nathalie Holscher Siap...
Nathalie Holscher Siap Menikah dengan Arpat, Akad Nikah Digelar Besok
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved