Syok! Belalai Gajah Masuk lewat Ventilasi Dapur Bikin Penghuni Rumah Gemetar

Selasa, 23 Agustus 2022 - 11:01 WIB
loading...
Syok! Belalai Gajah Masuk lewat Ventilasi Dapur Bikin Penghuni Rumah Gemetar
Satu keluarga di OKU Selatan, Sumatera Selatan gemetar saat mengetahui belalai seekor gajah masuk ke ruangan dapur rumah mereka lewat lubang ventilasi. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
OKU SELATAN - Horor! Satu keluarga di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan gemetar saat mengetahui belalai seekor gajah liar masuk ke ruangan dapur rumah mereka lewat lubang ventilasi.

Peristiwa menggegerkan ini terjadi Desa Suka Negeri Kecamatan Banding Agung, OKU Selatan.

Baca juga: Tak Mampu Giring pakai Gajah Jinak, BKSDA Giring Gajah Liar Pakai Alat Berat

Camat Banding Agung, Adi Syaputra mengatakan, bahwa gajah liar tersebut dilaporkan telah merusak kebun kopi warga sebelum mendatangi sebuah rumah yang ditinggali Merin (36) dan keluarganya.

"Gajah liar itu datang dari arah kebun perkebunan kopi yang ada di belakang rumah. Dengan cepat, gajah itu ternyata sudah memasukkan belalainya ke lubang ventilasi di bagian dapur," ujar Adi Syaputra, Selasa (23/8/2022).

Melihat adanya belalai gajah di ventilasi dapur, Merin langsung syok dan tak tahu harus berbuat apa. Apalagi saat itu anak dan istrinya masih tertidur pulas.

"Waktu gajah itu datang, anak istrinya Merin sedang tertidur karena masih pukul 03.00 WIB. Dirinya terbangun karena mendengar ada suara di bagian dapur, dan ketika diperiksa belalainya terlihat sudah masuk ke lubang ventilasi dapur," jelasnya.

Baca juga: Hilang 3 Hari, Petani Musi Rawas Ditemukan Tewas Diduga Terinjak Gajah

Tidak hanya mendatangi rumah Merin, Camat Banding juga mendapat laporan jika terdapat seekor gajah yang sudah memasuki pemukiman warga.



Gajah Sumatera itu merusak pondok dan tanaman tumbuh hingga jalan raya, serta sudah ada beberapa pondok tinggal yang dirusak.

"Warga setempat kini resah dan enggan beraktivitas ke kebun. Kita selaku pemerintah kecamatan sudah mengeluarkan imbauan agar tak beraktivitas di kebun," ungkap Adi.

Sementara itu Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Ujang Wisnu Barata mengatakan, pergerakan dan perilaku gajah yang terjadi di OKU Selatan saat ini sedang dipantau.

"Petugas dan aparat desa bersama masyarakat sedang melakukan penanganan, memantau pergerakan dan perilaku gajah," kata Ujang.

Ujang juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada, mengikuti imbauan petugas seperti jangan bertindak yang menimbulkan kepanikan gajah.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah III BKSDA Sumatera Selatan (Sumsel), Azis Abdul Latif menambahkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk memantau aktivitas pergerakan gajah tersebut agar masyarakat tidak mendekat dan tetap aman.

"Gajah tersebut merupakan gajah tunggal yang terpisah dari kelompoknya. Masuk dapur warga biasanya mencari makanan yang dibutuhkan gajah tersebut seperti garam. Selain itu, ada bau atau aroma yang menarik selera gajah tersebut," ungkapnya.

Menurut Azis, gajah tersebut merupakan bagian dari kelompok yang berada pada habitat Hutan Lindung (HL) Mekakau Saka dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

"Tindakan yang dilakukan BKSDA Sumsel seperti memantau dan menghalau agar gajah tidak masuk permukiman. Ini dilakukan BKSDA Sumsel bersama unsur kecamatan dan sesa serta masyarakat sekitar," jelasnya.
(shf)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1793 seconds (10.101#12.26)