Sadis! Tak Bayar Utang Rp150 Ribu, Santri di Jambi Dibunuh Teman
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Sandy menambahkan, dari pengakuan para pelaku, korban selalu sulit untuk ditagih utangnya. Korban meminjam uang kepada pelaku untuk keperluan jajan, dan makan di pesantren. Saat kejadian, dua teman pelaku yang membantu memukuli korban, dari awal memang berniat ingin merampas ponsel korban.
Akibat perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP, dan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan. Selain itu pelaku juga dijerat Pasal 80 ayat 3 dan Pasal 76 C UU No. 35/2014 tentang perlindungan anak, dan Pasal 55 ayat 3, dengan ancaman hukuman paling lama seumur hidup.
Baca juga: Pelajar SMP Negeri 1 Beji Mesum di Ruang Kelas sambil Direkam Bikin Geger Pasuruan
Menurut kakak kandung RH, Siska, selama ini RH dikenal sebagai sosok pendiam dan sering membantunya memasak. "Kalau di rumah, RH sering bermain dengan keponakannya yang masih kecil," ungkapnya.
RH merupakan anak nomor dua dari tiga bersaudara. RH tinggal bersama kakak perempuannya di Desa Pelawan. Orang tua RH sudah lama berpisah, ibu RH menjadi TKW di Malaysia. "Selama ini RH tidak pernah bercerita kalau ada masalah di luar. Kalau korban, kami tidak pernah mengenalnya," ungkap Siska.
Akibat perbuatanya, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP, dan Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pembunuhan. Selain itu pelaku juga dijerat Pasal 80 ayat 3 dan Pasal 76 C UU No. 35/2014 tentang perlindungan anak, dan Pasal 55 ayat 3, dengan ancaman hukuman paling lama seumur hidup.
Baca juga: Pelajar SMP Negeri 1 Beji Mesum di Ruang Kelas sambil Direkam Bikin Geger Pasuruan
Menurut kakak kandung RH, Siska, selama ini RH dikenal sebagai sosok pendiam dan sering membantunya memasak. "Kalau di rumah, RH sering bermain dengan keponakannya yang masih kecil," ungkapnya.
RH merupakan anak nomor dua dari tiga bersaudara. RH tinggal bersama kakak perempuannya di Desa Pelawan. Orang tua RH sudah lama berpisah, ibu RH menjadi TKW di Malaysia. "Selama ini RH tidak pernah bercerita kalau ada masalah di luar. Kalau korban, kami tidak pernah mengenalnya," ungkap Siska.
(eyt)
Lihat Juga :