Pelajar SMP Negeri 1 Beji Mesum di Ruang Kelas sambil Direkam Bikin Geger Pasuruan

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 15:46 WIB
loading...
Pelajar SMP Negeri 1 Beji Mesum di Ruang Kelas sambil Direkam Bikin Geger Pasuruan
Pasangan sejoli yang masih berstatus sebagai pelajar kelas delapan SMP Negeri 1 Beji, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, merekam sendiri adegan mesra di dalam kelas. Foto/iNews TV/Jaka Samudra
A A A
PASURUAN - Pasangan sejoli yang diketahui masih berstatus sebagai pelajar kelas delapan SMP Negeri 1 Beji, Kecamatanm Beji, Kabupaten Pasuruan, membikin heboh. Keduanya asyik mesum di dalam ruang kelas, dan merekamnya menggunakan ponsel.

Baca juga: Detik-detik Mahasiswi Cantik Tak Berbaju Tertangkap Mesum dan Sembunyi di Lemari Kamar Hotel

Tak berhenti di situ saja. Video mesum kedua pelajar ini, juga beredar di media sosial TikTok, hingga menjadi viral. Dalam tayangan video di TikTok, terlihat pelajar wanita dan kekasihnya berciuman di dalam kelas sambil berpelukan mesra.



Pelajar wanita yang terekam mengenakan hijab warna kuning, diduga yang memegang kamera ponsel dan merekam adegan mesum tersebut. Aksi mesum pasangan pelajar SMP ini, terjadi saat jam pelajaran berlangsung.

Baca juga: Ditreskrimsus Polda Kepri Obrak-abrik Judi Online Beromzet Ratusan Juta

Pelajar pria yang terekam dalam video mesum berdurasi 20 detik tersebut, diketahui berinisial S, sementara kekasihnya berinisial Y. Salah seorang warga, M. Sugeng sangat menyayangkan peristiwa mesum pelajar SMP di ruang kelas ini.

"Sangat disayangkan pelajar SMP tersebut melakukan adegan dewasa di dalam ruang kelas, saat jam pelajaran masih berlangsung. Apabila melihat videonya, adegan mesum itu sudah terbiasa dilakukan keduanya di hadapan teman-temannya," ungkap Sugeng.

Baca juga: Baru Selesai Bersetubuh dan Belum Kenakan Baju, Wanita Penghibur Bersimbah Darah Ditusuk Teman Kencan

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah membenarkan adanya kejadian dua pelajar SMP mesum di dalam kelas. Diduga, adegan mesum itu dilakukan keduanya saat selesai pelajar olahraga.

"Kami masih melakukan upaya pendampingan, dan pembinaan, agar keduanya tidak mengulangi perbuatan tersebut, serta keduanya tetap bisa melanjutkan sekolah. Pendampingan moral dilakukan setiap hari Senin, dan diberlakukan di semua sekolah di Kabupaten Pasuruan," tegas Hasbullah.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1168 seconds (10.177#12.26)