alexametrics

Bedah Perahu Polda NTB, Siswa SD Tak Lagi Berjibaku dengan Maut

loading...
Bedah Perahu Polda NTB, Siswa SD Tak Lagi Berjibaku dengan Maut
Direktorat Pol Airud Polda NTB menyulap perahu penyeberangan orang dalam program Bedah Perahu. Perahu ini untuk mengganti perahu rakit yang terbuat dari gabus yang digunakan siswa SD ke sekolah. Foto/Dok. SINDOnews
A+ A-
MATARAM - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) terus berinovasi memberikan layanan terbaik bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Terbaru Direktorat Pol Airud Polda NTB menyulap perahu penyeberangan orang dalam program 'Bedah Perahu'. Sebelumnya Polda NTB merenovasi rumah tak layak huni Nenek Inaq, seorang janda tua di Dusun Batusamban, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Lombok Barat.

Kegiatan 'Bedah Perahu', ini dilatarbelakangi keprihatinan siswa SD Negeri 5 Pemongkong, Kabupaten Lombok Timur yang hendak berangkat sekolah dengan cara menantang maut. Mereka hanya menggunakan perahu rakit yang terbuat dari gabus, berukuran 2x2 meter persegi. (Baca juga: Mandi Peluh, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bedah Rumah Nenek Inaq)

"Mereka menyeberangi lautan yang jarak tempuhnya sekitar 250 meter dengan kedalaman saat pasang tertinggi 10 meter. Anak-anak SD tersebut melakukan ini demi bisa mengikuti/menyambung pendidikan di sekolahnya," kata Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/6/2020).



Melihat hal tersebut, Polda NTB berinisiatif membuat perahu sebagai sarana transportasi agar para siswa SD aman dan selamat saat pergi ke sekolah. "Kami membuat perahu kemudian perahu tersebut diberikan kepada anak sekolah SDN 5 sebagai sarana transportasi air pengganti rakit gabus yang digunakan mereka selama untuk pergi dan pulang ke sekolahnya yang berada di pulau seberang dari pulau tempat mereka tinggal," ungkap mantan Kabid Humas Polri ini. (Baca juga: Wabah Corona, Jumlah Orang Miskin Makin Banyak, Harta Si Kaya Makin Bertambah)

Menurut kegiatan ini sesuai pesan Kapolri bahwa Polri harus ada di tengah-tengah masyarakat dalam situasi dan kondisi apa pun. “Pemberian bantuan ini sebagai wujud pengabdian kami serta sebagai bukti bahwa kami ada untuk masyarakat, lebih-lebih pada masa pandemi Covid-19 ini," tandasnya. (Lihat grafis: Ahli Sebut Virus Corona Bisa Bertahan 20 Tahun dalam Minus 20 Derajat)

Selain perahu, Polda NTB juga memberikan bantuan paket peralatan sekolah dan sembako bagi 31 siswa serta 100 paket sembako untuk warga Dusun Rie. "Ini merupakan program Hari Bhayangkara ke-74 yang melibatkan pihak pemerintah, Polri, dan TNI, guna meringankan beban masyarakat pesisir pantai," tegasnya.

Kapolda juga tak bosan-bosannya mengingatkan kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 yang merupakan tanggung jawab bersama "Mari kita sama-sama memutus mata rantai Covid-19 agar kita bisa hidup normal kembali," ucapnya.
(poe)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak