Bantu Petani Lada Purbalingga, KUB MTS Datangkan 3 Peneliti Jepang
Rabu, 17 Agustus 2022 - 21:43 WIB
loading...
A
A
A
Mentan menegaskan, jika Upland Project yang akan berlangsung hingga 2024, memiliki multiplier effect.
“Dengan kegiatan ini, kita ingin meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani di daerah dataran tinggi. Caranya, melalui pengembangan infrastruktur lahan dan air, pengembangan sistem agribisnis, dan penguatan sistem kelembagaan,” katanya.
Baca: Genjot Sosialisasi ke Masyarakat, DPD Partai Perindo Pringsewu Target Raih Satu Fraksi.
Sedangkan sebagian dana akan dihibahkan kepada 14 kabupaten untuk kegiatan prasarana dan sarana pertanian.
14 Kabupaten yang menjadi lokasi Upland Project adalah Banjarnegara, Cirebon, Garut, Gorontalo, Lebak, Lombok Timur, Magelang, Malang, MInahasa Selatan, Purbalingga, SUbang, Sumbawa, Sumenep, dan Tasikmalaya.
Dirjen PSP Kementerian Pertanian, memaparka jika Upland Project memiliki 4 komponen kegiatan.
“Untuk Komponen pertama terdiri dari peningkatan produktivitas dan pembentukan ketahanan pangan. Untuk komponen kedua adalah pengembangan agribisnis dan fasilitasi peningkatan pendapatan, komponen ketiga adalah penguatan sistem kelembagaan, dan komponen terakhir manajemen proyek,” jelasnya.
“Dengan kegiatan ini, kita ingin meningkatkan produktivitas pertanian dan pendapatan petani di daerah dataran tinggi. Caranya, melalui pengembangan infrastruktur lahan dan air, pengembangan sistem agribisnis, dan penguatan sistem kelembagaan,” katanya.
Baca: Genjot Sosialisasi ke Masyarakat, DPD Partai Perindo Pringsewu Target Raih Satu Fraksi.
Sedangkan sebagian dana akan dihibahkan kepada 14 kabupaten untuk kegiatan prasarana dan sarana pertanian.
14 Kabupaten yang menjadi lokasi Upland Project adalah Banjarnegara, Cirebon, Garut, Gorontalo, Lebak, Lombok Timur, Magelang, Malang, MInahasa Selatan, Purbalingga, SUbang, Sumbawa, Sumenep, dan Tasikmalaya.
Dirjen PSP Kementerian Pertanian, memaparka jika Upland Project memiliki 4 komponen kegiatan.
“Untuk Komponen pertama terdiri dari peningkatan produktivitas dan pembentukan ketahanan pangan. Untuk komponen kedua adalah pengembangan agribisnis dan fasilitasi peningkatan pendapatan, komponen ketiga adalah penguatan sistem kelembagaan, dan komponen terakhir manajemen proyek,” jelasnya.
(nag)
Lihat Juga :