Porsi Anggaran Bappelitbangda Wajo Disorot, Disebut Lebih dari OPD Lainnya

Rabu, 17 Agustus 2022 - 09:37 WIB
loading...
Porsi Anggaran Bappelitbangda...
Bappelitbangda Wajo dinilai mendapatkan kucuran anggaran yang lebih banyak dibandingkan dengan OPD lainnya di lingkup Pemkab Wajo. Foto/Ilustrasi
A A A
WAJO - Pelita Hukum Independen (PHI) Kabupaten Wajo , mengimbau kepada Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Wajo untuk segera menghentikan monopoli anggaran yang selama dua tahun belakangan ini kerap dilakukan.

Ketua PHI Kabupaten Wajo, Sudirman mengatakan, dari fakta lapangan yang ada, porsi anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dinilai tidak seimbang dan cenderung dimonopoli

Sebagai instansi yang sifatnya hanya melakukan koordinasi, Bappelitbangda Kabupaten Wajo seharusnya mampu melihat OPD mana yang selayaknya mendapat porsi anggaran lebih.

Baca Juga: Kabupaten Wajo Dapat Suntikan Dana dari Kemendes PDTT

"Saya melihat ada ego sektoral yang terjadi dalam pembagian porsi anggaran di lingkup Pemkab Wajo . Sebab banyak OPD lain yang mendapat anggaran sangat minim, sangat jauh jika dibanding dengan anggaran yang ada di Bappelitbanda," ujarnya kepada SINDOnews, Rabu (17/8/2022).

Contoh kasus, kata Sudirman, di tahun 2021 lalu, anggaran perjalanan Dinas Bappelitbangda mencapai Rp1,3 miliar, padahal masih pandemi Covid-19. Sedangkan anggaran perjalanan dinas di anggaran pokok APBD tahun 2022 mencapai Rp846 juta.

Berbanding terbalik yang didapat oleh Kesbangpol Kabupaten Wajo, dimana tahun 2021 anggaran perjalanan dinas yang didapat hanya Rp100 juta. Sedangkan dalam APBD Pokok tahun 2022 Kesbangpol hanya mendapat Rp217 jutaan.

Sedangkan pada Dinas Perikanan Kabupaten Wajo, di tahun 2021 anggaran perjalanan dinas hanya Rp2,75 juta dan di APBD pokok tanun 2022 sebesar Rp239,46 juta.

"Tahun 2021 anggaran perjalanan dinas Bappelitbangda begitu fantastis, padahal waktu itu situasi pandemi. Namun di tahun 2022 ini monopoli anggaran itu kembali terjadi," katanya.

Sementara, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Wajo, Andi Pallawarukka menjelaskan, pengalokasian dana ke OPD harus berdasar pada tugas dan fungsi.

Pemberian anggaran kepada masing-masing OPD bertujuan untuk menjalankan seluruh program kerja yang telah dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Wajo.

"Dana dialokasikan berdasarkan tugas dan fungsi bukan berdasar keinginan pribadi. Pembagian Pagu juga bukan tugas Bappeda, tapi tugas TAPD. Ada berbagai unsur dalam Tim itu, Koordinatornya Ibu Sekda. Dan selama penyusunan kita selalu berkonsultasi dengan Pak Bupati," jelasnya.

Baca Juga: Usai Menikah, Sejoli Anak di Bawah Umur di Wajo Dihadiahi Sawah

Pria yang kerap disapa Andi Ukka itu mengatakan, porsi anggaran yang didapat Bappelitbangda saat ini sudah sesuai, sebab hampir seluruh kegiatan koordinasi di Pemkab Wajo difasilitasi di Bappelitbangda.

Bahkan anggaran yang didapat Bappelitbangda seperti anggaran perjalanan dinas masih dinilai kecil jika dibandingkan dengan Bappelitbangda yang ada di Kabupaten lain.

"Cek saja kegiatan kami. Semua hanya koordinasi perencanaan yang terkait dengan semua urusan pemerintahan. Bisa ji juga kita bandingkan alokasi di Bappelibangda Wajo dengan Kabupaten lain. Anggaran dikurangi tugas tidak maksimal. Dan saya tetap siap bekerja berapa pun anggaran dikasih. Jadi saya tegaskan tidak ada monopoli anggaran semuanya sudah sesuai prosedur," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ASN Wajo Terlibat Pencurian...
ASN Wajo Terlibat Pencurian Mobil, Tak Berkutik Dibekuk Polisi
Kepala Dinas Diganti,...
Kepala Dinas Diganti, Layanan Kependudukan di Wajo Terhenti
Sembuh, Seorang Pasien...
Sembuh, Seorang Pasien Positif COVID-19 di Wajo Diperbolehkan Pulang
Soal Dugaan Persekongkolan...
Soal Dugaan Persekongkolan Pemenang Tender di Wajo, Ini Tanggapan Asisten II dan Rekanan
Andi Pameneri dan Dwi...
Andi Pameneri dan Dwi Apriyanto jadi Kepala OPD Terbaik di Wajo
Bonus Atlet Berprestasi...
Bonus Atlet Berprestasi di Kabupaten Wajo Segera Dibayarkan
Rekomendasi
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Dukung Penangkapan Roy...
Dukung Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Peradi Bersatu Minta Polisi Tak Tunduk Tekanan Opini Publik
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved