Sambangi UIN Alauddin, Habib Ja'far Tanamkan Moderasi Beragama
Selasa, 16 Agustus 2022 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, Habib Jafar membeberkan tiga bukti bahwa Islam adalah agama yang moderat. Pertama, Islam adalah agama yang menggembirakan, bukan menakutkan. Sehingga sudah sepatutnya Islam disebarkan dengan kebahagiaan, bukan dengan menakut-nakuti.
Baca juga: 1.225 Orang Lulus Masuk UIN Alauddin Lewat Jalur SPAN PTKIN
Kedua, Islam selalu mempermudah, bukan mempersulit. Orang moderat, disebutnya akan mencari cara mudah untuk mengajak orang lain masuk keharibaan Islam.
"Kalau ketemu orang yang mengajarkan Islam dengan ruwet, tinggalkan saja," tegasnya.
Terakhir, dia menyatakan bahwa Islam adalah agama yang menyatukan, bukan untuk mencerai berai. Sebab orientasi Islam pada dasarnya adalah mencari persatuan, bukan mencari perbedaan untuk dipertengkarkan.
"Perbedaan itu saling melengkapi. Perbedaan itu adalah sunnatullah. Kalau Anda tidak mau mau ada perbedaan, sama saja Anda menetang sunnatullah. Karena berbeda itu tidak mesti salah satunya salah," pungkas Habib Jafar.
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga , Prof. Faisal Abdullah menyatakan, tak ada satupun agama yang mengajarkan kekerasan ataupun tindakan-tindakan yang tidak beradab. Semua ajaran agama, kata dia, adalah ajaran tentang kebaikan.
Baca juga: 1.225 Orang Lulus Masuk UIN Alauddin Lewat Jalur SPAN PTKIN
Kedua, Islam selalu mempermudah, bukan mempersulit. Orang moderat, disebutnya akan mencari cara mudah untuk mengajak orang lain masuk keharibaan Islam.
"Kalau ketemu orang yang mengajarkan Islam dengan ruwet, tinggalkan saja," tegasnya.
Terakhir, dia menyatakan bahwa Islam adalah agama yang menyatukan, bukan untuk mencerai berai. Sebab orientasi Islam pada dasarnya adalah mencari persatuan, bukan mencari perbedaan untuk dipertengkarkan.
"Perbedaan itu saling melengkapi. Perbedaan itu adalah sunnatullah. Kalau Anda tidak mau mau ada perbedaan, sama saja Anda menetang sunnatullah. Karena berbeda itu tidak mesti salah satunya salah," pungkas Habib Jafar.
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga , Prof. Faisal Abdullah menyatakan, tak ada satupun agama yang mengajarkan kekerasan ataupun tindakan-tindakan yang tidak beradab. Semua ajaran agama, kata dia, adalah ajaran tentang kebaikan.
Lihat Juga :