120 Peserta Ikut E-Learning Teknis Budidaya Tanaman Hidroponik Berbasis SKKNI
Selasa, 30 Juni 2020 - 12:55 WIB
loading...
A
A
A
Dedi mengemukakan, karena itu, perlu pelatihan bernilai tambah dan manfaat, tidak hanya bagi petani tapi juga masyarakat luas melalui penerapan metode pertanian modern teknologi hidroponik.
Teknologi alternatif ini, ujar dia, dapat menjadi solusi budidaya tanaman pada lahan sempit dan terbatas yang banyak dijumpai di perkotaan. Seperti menanam komoditas hortikultura khususnya sayuran yang dapat dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat.
Berkaca dari hal tersebut, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan e-Learning Teknis Budidaya Tanaman Hidroponik Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang relevan dengan hidroponik, serta melalui media pembelajaran dengan teknologi informasi secara virtual/video conference zoom cloud meeting.
Pelatihan yang digelar dari 25–27 Juni 2020 diikuti 120 peserta dengan latar belakang pelaku hidroponik yang berpengalaman lebih dari setahun.
Teknologi alternatif ini, ujar dia, dapat menjadi solusi budidaya tanaman pada lahan sempit dan terbatas yang banyak dijumpai di perkotaan. Seperti menanam komoditas hortikultura khususnya sayuran yang dapat dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat.
Berkaca dari hal tersebut, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menyelenggarakan e-Learning Teknis Budidaya Tanaman Hidroponik Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Mencakup aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang relevan dengan hidroponik, serta melalui media pembelajaran dengan teknologi informasi secara virtual/video conference zoom cloud meeting.
Pelatihan yang digelar dari 25–27 Juni 2020 diikuti 120 peserta dengan latar belakang pelaku hidroponik yang berpengalaman lebih dari setahun.
Lihat Juga :