Bupati Gowa Ajak Seluruh Pihak Kedepankan Toleransi

Selasa, 16 Agustus 2022 - 07:26 WIB
loading...
Bupati Gowa Ajak Seluruh...
Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan, saat menghadiri Kemah Merdeka Tolerasi yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan di Bumi Perkemahan Pakkatto, Senin (15/8) sore kemarin. Foto/Istimewa
A A A
GOWA - Kemajuan suatu daerah, salah satunya ditentukan bagaimana penduduknya mampu mengedepankan azas toleransi antar umat beragama. Dengan sifat saling menghargai ini akan hadir kedamaian di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Hal ini disampaikan Bupati Gowa, Adnan Purictha Ichsan, saat menghadiri Kemah Merdeka Tolerasi yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan di Bumi Perkemahan Pakkatto, Senin (15/8) sore kemarin.

Baca Juga: Pemkab Gowa Siap Dukung Pelaksanaan Kemah Merdeka Toleransi

Menurutnya, Kemah Merdeka Toleransi ini untuk menyamakan visi pandangan dan persepsi bahwa jika ingin melihat daerah semakin maju, dan bermuara pada kemajuan Indonesia secara luas. Olehnya itu, kuncinya adalah mengedepankan toleransi antar umat beragama. Sehingga hal ini perlu didorong dan dibudayakan oleh seluruh pihak.

"Tidak ada kemajuan suatu daerah kalau daerahnya itu tidak damai, dan tidak ada kedamaian di suatu daerah kalau penduduknya tidak mengedepankan asas toleransi. Melalui kegiatan ini saya yakin dan percaya mampu menyatukan persepsi dan pandangan kita untuk membangun negara dan daerah ini menjadi lebih baik," ujar dia.

Bupati Adnan mengatakan dalam membangun suatu bangsa, tentunya tidak melihat latar belakang seseorang, tidak melihat derajat sosial seseorang, dan tidak melihat agama seseorang. Sebab, siapapun yang punya niat tulus dan ikhlas membangun daerah ini, apapun agamanya pasti akan menjadi baik lagi di masa yang akan datang.

"Semoga kita semua dapat menjadi agen-agen perdamaian dengan melawan segala bentuk perpecahan karena adanya perbedaan-perbedaan itu. Termasuk jika ada yang ingin memecah belah, kita semua yang berada di garis terdepan untuk menghalaunya," kata orang nomor satu di Gowa.

Ia juga menyampaikan terimakasihnya sebab Kabupaten Gowa ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Kemah Merdeka Toleransi ini. "Mudah-mudahan dengan kehadiran kita semua di tempat ini semakin memperkokoh tujuan kita bersama untuk membangun daerah dan bangsa ini lebih baik lagi di masa yang akan datang," harap dia.

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Nana Sujana, pada kesempatan itu mengatakan, sebagaimana yang tercantum dalam pembukaan UUD Tahun 1945 bahwa kemerdekaan merupakan pintu gerbang negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. Artinya, hingga saat ini kita diingatkan agar kita tetap bersatu.

"Kita bangsa indonesia percaya bahwa bangsa ini bisa terbentuk karena adanya persatuan. Kita percaya bahwa persatuan menjadi prasyarat bagi kedaulatan, kemakmuran dan keadilan. Sekarang bagaimana kita mengisi kemerdekaan saat ini dan kedepannya," ujarnya.

Ia menegaskan, perjuangan para pahlawan untuk melepaskan diri dari penjajahan yang telah cukup lama menguasai Indonesia dilakukan melalui pertumpahan darah hingga kita dapat menikmati yang namanya kemerdekaan sampai saat ini.

"Pesan persatuan ini harus terus kita renungkan mengingat bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, bangsa yang beragam yang terdiri dari beberapa suku, budaya, bahasa dan agama yang tersebar di lebih 17 ribu pulau," katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Provinsi Sulawesi Selatan, Khaeroni, melaporkan bahwa kegiatan Kemah Merdeka Toleransi akan berlangsung sejak 13 hingga 20 Agustus 2022.

Beberapa agenda yang akan dilakukan dalam kegiatan ini. Antara lain, pagelaran pentas seni lintas agama, pentas seni sendratari Bhinneka Tunggal Ika, kemudian pada 17 Agustus 2022 nanti atau pada perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-77 Tahun, seluruh ASN di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil) Kota Makassar, Kabupaten Gowa dan Kabupaten Maros akan mengadakan upacara kemerdekaan.

"Upaya Kemerdekaan RI akan kami pusatkan di lapangan ini dengan menggunakan pakaian sesuai dengan agama dan adat kebiasaan masing-masing," urainya.

Baca Juga: Kemah Budaya Hadirkan Tujuh Permainan Tradisional Sulsel

Sementara, di hari terakhir kegiatan akan dilaksanakan Karnaval Merdeka Toleransi yang akan diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota.

"Khusus di Makassar di konsentrasikan untuk Kanwil Kota kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Takalar. Sedangkan di kabupaten dan kota yang lain diikuti masing-masing kabupaten atau kota setempat," pungkasnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Arena Judi Sabung...
2 Arena Judi Sabung Ayam di Gowa Digerebek, Petugas Bongkar dan Bakar Lokasi
Geng Motor Remaja Serang...
Geng Motor Remaja Serang Permukiman Warga di Gowa dengan Panah, 3 Orang Luka-luka
Kabar Duka, Raja Gowa...
Kabar Duka, Raja Gowa ke-38 Andi Kumala Idjo Meninggal Dunia
Maju Pilkada Gowa, Sekretaris...
Maju Pilkada Gowa, Sekretaris Gerindra Sulsel Daftar di PDIP
Kagumi Kemajuan Desa...
Kagumi Kemajuan Desa di Jateng, Kepala Desa dan Bupati Gowa Belajar ke Ganjar
P4S Punya Peran Penting...
P4S Punya Peran Penting Mendukung Pembangunan Pertanian
AgenBRILink Dekatkan...
AgenBRILink Dekatkan Akses Layanan Keuangan bagi Petani di Gowa
Ganjar Mbangun Ndeso...
Ganjar Mbangun Ndeso Bisa Jadi Contoh Daerah Lain
Masuk 36 Event Terbaik...
Masuk 36 Event Terbaik Dunia, Kopi Topidi Gowa Jadi Brand Terkenal
Rekomendasi
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Mbappe Cetak Gol di...
Mbappe Cetak Gol di Laga ke-100, Prancis Ungguli Irak pada Babak Pertama
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Infografis
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved