Pemkab Luwu Utara Menggelar Bimtek Soal SP2D Daring

Minggu, 14 Agustus 2022 - 23:17 WIB
loading...
Pemkab Luwu Utara Menggelar...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Foto: Istimewa
A A A
LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara , Indah Putri Indriani, membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Daring Berbasis Financial Management Information System (FMIS), di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, Sabtu (13/8/2022).

Kegiatan ini berlangsung dua hari, 13-15 Agustus 2022, dan diikuti 100 peserta yang merupakan utusan dari 42 Perngkat Daerah (PD) yang terdiri dari para Kasubag perencanaan, Kasubag Keuangan, Bendahara Pengeluaran PD, Pejabat Administrator serta Pelaksana BPKPD.

Baca Juga: Pemkab Luwu Utara Dukung Program Digitalisasi Keuangan

Pemateri yang dihadirkan dalam Sosialisasi dan Bimtek Implementasi Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) ini berasal dari BPKP Sulawesi Selatan dan Pendamping dari Bank Sulselbar .

Sosialisasi dan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan dan kinerja pemerintah daerah dalam merespons perkembangan digitalisasi yang ada.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, sosialisasi dan bimtek ini pada dasarnya untuk merespons perkembangan digitalisasi, sebagai akibat dari adanya pandemi COVID-19 .

“Pandemi COVID-19 ini telah mengakselerasi dan mempercepat digitalisasi layanan pemerintah, termasuk dalam pengelolaan keuangan,” kata Indah.

Indah menyebutkan bahwa terdapat beberapa kriteria untuk menghadirkan pemberitaan yang baik dan bersih, salah satunya tranparansi pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan.

“Jadi aplikasi SP2D Daring ini tujuannya untuk transparansi dalam pengelolaan keuangan, serta untuk memastikan kecepatan layanannya,” jelas Indah.

Baca Juga: Diskominfo Toraja Utara Belajar Penerapan TTE ke Luwu Utara

Ia menambahkan, SP2D Daring adalah aplikasi layanan perbankan yang berfungsi memperlancar pelaksanaan transaksi pengeluaran SP2D serta mempercepat proses pencairan dana dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan dengan konsep real-time.

Beberapa kelebihan SP2D Daring FMIS ini adalah prosesnya lebih akurat dan valid, tanpa perlu melakukan proses double input pada dua aplikasi yang berbeda. Olehnya itu, kata dia, sistem layanan diharap dapat lebih cepat, murah, efektif, serta efisien.

“Kita berharap aplikasi ini sempurna, sehingga dapat mengantisipasi potensi kesalahan dalam penginputan,” harap dia.

“Tak jarang kita temukan ada keluhan terkait keterlambatan pembayaran SP2D, karena ketidaktelitian, seperti salah ketik nomor rekening. Nah, ketika sudah diinput dan ditransfer, ternyata keliru, itu butuh waktu lagi untuk perbaikan dan penyesuaian,” sambungnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Tak Ulas Visi Misi,...
Tak Ulas Visi Misi, Suaib Mansur Banyak Curhat dan Minta Dukungan
Pencarian Korban Bencana...
Pencarian Korban Bencana Banjir Luwu Utara Terus Dilakukan
Warga Sulsel di Jayapura...
Warga Sulsel di Jayapura Galang Bantuan untuk Bencana Masamba
Apa Itu Rehabilitasi...
Apa Itu Rehabilitasi yang Diberikan Prabowo untuk 2 Guru Luwu Utara
Dua Guru Luwu Utara...
Dua Guru Luwu Utara Bersyukur Dapat Rehabilitasi dari Presiden Prabowo
Prabowo Pulihkan Nama...
Prabowo Pulihkan Nama Baik 2 Guru yang Dipecat di Luwu Utara, Istana: Pahlawan Harus Dilindungi
Rekomendasi
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Surat Al Ankabut Ayat...
Surat Al Ankabut Ayat 2-3, Mengingatkan Bahayanya Fitnah Akhir Zaman
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved