alexametrics

Pasien COVID-19 di Gresik Meningkat, Pembangunan Rumah Sakit Darurat Dikebut

loading...
Pasien COVID-19 di Gresik Meningkat, Pembangunan Rumah Sakit Darurat Dikebut
ilustrasi
A+ A-
GRESIK - Pasien COVID-19 di Gresik mengalami peningkatan. Sejumlah rumah sakit rujukan tak mampu menampung pasien. Pemkab setempat menyulap Gelora Joko Samudero (Gejos) menjadi rumah sakit darurat.

Data menunjukkan, selama satu bulan terakhir pasien COVID-19 di Gresik mencapai 661 orang. Mereka dirawat di sejumlah rumah sakit. Karena overload, pemerintah daerah setempat memfungsikan stadion menjadi rumah sakit darurat yang mampu menampung sebanyak 140 pasien. (Baca juga:Kasus COVID-19 di Blitar Meningkat Pesat, 7 Orang Positif)

Rumah sakit darurat ini memanfaatkan hall di lantai satu yang biasanya digunakan untuk ruang tunggu dan tempat istirahat penonton. Wakil rakyat di DPRD Gresik pun melakukan sidak.



Menurut Wakil Ketua DPRD Gresik, dr Asluchul Alif, alih fungsi stadion mendesak dilakukan karena sejumlah rumah sakit rujukan di Gresik penuh. (Baca juga:Risma Bersujud dan Nangis di Hadapan Pengurus IDI)

"Butuh tempat yang luas untuk penanganan pasien dan ruang isolasi. Agar pelayanan lebih baik dan tujuannya memutus mata rantai penyebaran virus corona," ujarnya di sela sidak.

Sementara itu, kepala Dinas PUPR Kabupaten Gresik, Gunawan Setiadi, pembangunan rumah sakit darurat ini ditargetkan rampung pekan depan. "Ditargetkan Senin pekan depan selesai dan siap beroperasi," katanya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak