Pemkab Luwu Utara Komitmen Tekan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Rabu, 10 Agustus 2022 - 14:48 WIB
loading...
A
A
A
"Olehnya yayasan save the children, pemerintah daerah serta PT Mars beberapa waktu lalu mengadakan sosialisasi untuk mengurangi pekerja anak di sektor perkebunan," tambah Indah.
Oleh karena itu, kata Indah, menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan anak dan perempuan itu dilindungi dari tindakan-tindakan berbahaya yang mungkin menurut kita aman tapi berbahaya untuk anak.
"Kasus kekerasan anak dan perempuan didaerah kita perlu mendapatkan perhatian karena angkanya terus meningkat. Olehnya perlu kita antisipasi karena ini menjadi permasalahan dan perlu di atensi," tuturnya.
Baca juga:Pemkab Lutra Bakal Miliki Rusunawa untuk ASN, Ini Spesifikasinya
Untuk mengakhiri, lanjut Indah, butuh kekompakan, sinergitas, kolaborasi mendorong PATBM atau perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat
"Di Luwu Utara sudah ada 60 desa yang memiliki PATBM yang tersebar di 8 kecamatan. PATBM ini kita harapkan menjadi tempat pola pengasuhan pusat perkembangan (PPA) lintas sektor didesa," kata dia.
Oleh karena itu, kata Indah, menjadi tanggung jawab kita untuk memastikan anak dan perempuan itu dilindungi dari tindakan-tindakan berbahaya yang mungkin menurut kita aman tapi berbahaya untuk anak.
"Kasus kekerasan anak dan perempuan didaerah kita perlu mendapatkan perhatian karena angkanya terus meningkat. Olehnya perlu kita antisipasi karena ini menjadi permasalahan dan perlu di atensi," tuturnya.
Baca juga:Pemkab Lutra Bakal Miliki Rusunawa untuk ASN, Ini Spesifikasinya
Untuk mengakhiri, lanjut Indah, butuh kekompakan, sinergitas, kolaborasi mendorong PATBM atau perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat
"Di Luwu Utara sudah ada 60 desa yang memiliki PATBM yang tersebar di 8 kecamatan. PATBM ini kita harapkan menjadi tempat pola pengasuhan pusat perkembangan (PPA) lintas sektor didesa," kata dia.
(luq)
Lihat Juga :