Tinggalkan Karier di Bank, Pemuda Ini Pilih Tekuni Bisnis Minuman Kekinian

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 00:01 WIB
loading...
Tinggalkan Karier di Bank, Pemuda Ini Pilih Tekuni Bisnis Minuman Kekinian
Wisye Purwohandoko di depan gerai minuman kekinian di Sidoarjo.Foto/ist
A A A
SIDOARJO - Bisnis minuman tak pernah lekang oleh waktu. Apapun inovasinya, pasarnya selalu ada. Hal ini juga yang diyakini Wisye Purwohandoko (36) dalam menjalankan usaha minuman kekinian Tuk Tuk Tea.

“Memang namanya usaha tidak ada yang mulus, selalu pasang surut. Kadang sepi konsumen, kadang juga ditipu karyawan sendiri. Namun, saya yakin bisnis minuman ngga akan pernah mati karena pasarnya selalu ada. Tergantung bagaimana strategi pemasaran kita,” ujarnya ditemui di Alfamart Sidokepung, Buduran, Sidoarjo.

Tuk Tuk Tea adalah salah satu tenan Alfamart yang bergabung sejak 2018. “Sebelum pandemi dua tahun lalu, sehari bisa laku 100 cup per outlet, sekarang rata-rata 30 cup. Bisa jadi karena pandemi, bisa jadi karena semakin banyak kompetitor,” ujar mantan pegawai Bank Bukopin ini.

Baca juga: Dukung Surabaya Bebas Kantong Plastik, Alfamart Bagikan 300 Eco Bag Gratis

Namun, Wisye optimistis, dengan mempertahankan kualitas dan gencar melakukan promosi di sosial media, Tuk Tuk Tea tetap diminati konsumen.

“Diversifikasi produk saya ada bisnis minuman lagi namanya Si Unyu. Kalau Tuk Tuk Tea yang dulunya 42 outlet sekarang tinggal 21 outlet, Si Unyu sudah berkembang menjadi 7 outlet belum ada setahun, dan 4 diantaranya menjadi tenan Alfamart,” katanya.

Bedanya, segmentasi Si Unyu di bawah Tuk Tuk Tea. Kalau Tuk Tuk Tea kisaran harganya Rp 10.0000-12.000 diluar topping, kalau Si Unyu Rp 5.000 an dengan ukuran gelas lebih kecil,” imbuhnya.

“Saya sangat terbantu menjadi tenan Alfamart, sebab target pasarnya sudah jelas. Memang ada yang dari luar tapi kebanyakan adalah konsumen Alfamart yang habis berbelanja di toko,” ujarnya
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1589 seconds (10.55#12.26)