Bupati Lutra Dorong Literasi Keuangan Demi Percepatan Digitalisasi Daerah
Kamis, 04 Agustus 2022 - 16:34 WIB
loading...
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD). Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Bupati Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani, ikut mendorong agar literasi keuangan terus digenjot dalam upaya mempercepat dan memperluas digitalisasi keuangan di daerah. Sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Hal ini dikatakan Bupati Indah Putri Indriani dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), Selasa 2 Agustus, di Phinisi 2 Ballroom Lantai 2 Hotel Claro, jalan AP. Pettarani, Makassar.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Siap Berkolaborasi dengan TP2DD
“Sebenarnya, ada yang lebih penting menurut saya, yaitu bagaimana literasi keuangan ini kita masifkan. Kalau di internal kita, pemerintah daerah, kita sudah cukup baik. Olehnya itu, saya sepakat, literasi ini perlu kita masifkan,” kata Indah.
Terkait literasi, Bupati Luwu Utara dua periode ini berjanji akan menindaklanjuti dan terus akan berkoordinasi dengan pihak perbankan untuk memasifkan dan menggenjot literasi keuangan sampai ke pelosok-pelosok desa di daerah berjuluk Bumi La Maranginan tersebut.
“Insyaallah, kami akan tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan pihak perbankan karena mereka yang punya nasabah sampai ke pelosok desa. Mereka bisa memanfaatkan nasabah mereka, lalu kita sosialisasi terkait transaksi menggunakan QRIS, misalnya,” terang dia.
“Mohon dibantu teman-teman perbankan yang ada di daerah untuk memaksimalkan literasi ini dan ini mesti didukung oleh semua pihak. Insyaallah, ini akan tercapai karena digitalisasi ini adalah sebuah keniscayaan, ini cuma masalah waktu saja,” ucapnya menambahkan.
Pada kesempatan itu, Indah juga mengapresiasi diadakannya Rakor P2DD. “Kita sepakat, P2DD ini adalah tools, tujuannya selain untuk menyelamatkan uang rakyat, juga dapat meningkatkan PAD yang pada akhirnya bermuara kepada kesejahteraan masyarakat,” imbuh dia.
Baca juga:210 Petani Luwu Utara Ikut Pelatihan Budi Daya Kelapa Sawit
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) telah dilaksanakan secara menyeluruh hampir di seluruh daerah kabupaten/kota di Sulsel.
“Perlu saya sampaikan bahwa P2DD ini kita sudah laksanakan secara menyeluruh hampir di seluruh daerah kabupaten/kota, yaitu sekitar 23 daerah dari 25 daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan,” beber Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman .
“Saya kira ini adalah suatu capaian yang perlu kita canangkan untuk kita jadikan menjadi 100% dari 92% saat ini,” sambungnya. Untuk itu, Gubernur yang akrab disapa Gubernur Andalan ini tak lupa mengapresiasi para Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali Kota.
“Apresiasi kepada seluruh Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, karena capaian ini adalah berkat kerja keras kita bersama,” kata Sudirman .
Dia mengatakan, Pemprov Sulsel menjadi bagian terdepan dalam pelaksanaan P2DD di Daerah Kabupaten/Kota
Baca juga:Suaib Harap Gerakan Pramuka Jadi Contoh Pengembangan Generasi Muda
Program ini, kata dia, telah dilaksanakan sejak tahun 2019, termasuk di daerah kabupaten/kota lainnya di Sulsel, juga telah melaksanakannya secara cepat untuk penyesuaian percepatan digitalisasi keuangan daerah di setiap sektor lini pelayanan pemerintahan
“Yang paling penting adalah bagaimana mempercepat akses pelayanan, sehingga Sulsel ini menjadi terdepan dalam implementasi P2DD, termasuk bagaimana pemda kabupaten/kota melek terhadap digitalisasi. Saya harap kita terus bekerja dan bersinergi,” pungkasnya.
Hal ini dikatakan Bupati Indah Putri Indriani dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Implementasi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), Selasa 2 Agustus, di Phinisi 2 Ballroom Lantai 2 Hotel Claro, jalan AP. Pettarani, Makassar.
Baca juga:Bupati Luwu Utara Siap Berkolaborasi dengan TP2DD
“Sebenarnya, ada yang lebih penting menurut saya, yaitu bagaimana literasi keuangan ini kita masifkan. Kalau di internal kita, pemerintah daerah, kita sudah cukup baik. Olehnya itu, saya sepakat, literasi ini perlu kita masifkan,” kata Indah.
Terkait literasi, Bupati Luwu Utara dua periode ini berjanji akan menindaklanjuti dan terus akan berkoordinasi dengan pihak perbankan untuk memasifkan dan menggenjot literasi keuangan sampai ke pelosok-pelosok desa di daerah berjuluk Bumi La Maranginan tersebut.
“Insyaallah, kami akan tindak lanjuti dan berkoordinasi dengan pihak perbankan karena mereka yang punya nasabah sampai ke pelosok desa. Mereka bisa memanfaatkan nasabah mereka, lalu kita sosialisasi terkait transaksi menggunakan QRIS, misalnya,” terang dia.
“Mohon dibantu teman-teman perbankan yang ada di daerah untuk memaksimalkan literasi ini dan ini mesti didukung oleh semua pihak. Insyaallah, ini akan tercapai karena digitalisasi ini adalah sebuah keniscayaan, ini cuma masalah waktu saja,” ucapnya menambahkan.
Pada kesempatan itu, Indah juga mengapresiasi diadakannya Rakor P2DD. “Kita sepakat, P2DD ini adalah tools, tujuannya selain untuk menyelamatkan uang rakyat, juga dapat meningkatkan PAD yang pada akhirnya bermuara kepada kesejahteraan masyarakat,” imbuh dia.
Baca juga:210 Petani Luwu Utara Ikut Pelatihan Budi Daya Kelapa Sawit
Sementara itu, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) telah dilaksanakan secara menyeluruh hampir di seluruh daerah kabupaten/kota di Sulsel.
“Perlu saya sampaikan bahwa P2DD ini kita sudah laksanakan secara menyeluruh hampir di seluruh daerah kabupaten/kota, yaitu sekitar 23 daerah dari 25 daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan,” beber Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman .
“Saya kira ini adalah suatu capaian yang perlu kita canangkan untuk kita jadikan menjadi 100% dari 92% saat ini,” sambungnya. Untuk itu, Gubernur yang akrab disapa Gubernur Andalan ini tak lupa mengapresiasi para Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali Kota.
“Apresiasi kepada seluruh Bupati/Wali Kota dan Wakil Bupati/Wakil Wali Kota, karena capaian ini adalah berkat kerja keras kita bersama,” kata Sudirman .
Dia mengatakan, Pemprov Sulsel menjadi bagian terdepan dalam pelaksanaan P2DD di Daerah Kabupaten/Kota
Baca juga:Suaib Harap Gerakan Pramuka Jadi Contoh Pengembangan Generasi Muda
Program ini, kata dia, telah dilaksanakan sejak tahun 2019, termasuk di daerah kabupaten/kota lainnya di Sulsel, juga telah melaksanakannya secara cepat untuk penyesuaian percepatan digitalisasi keuangan daerah di setiap sektor lini pelayanan pemerintahan
“Yang paling penting adalah bagaimana mempercepat akses pelayanan, sehingga Sulsel ini menjadi terdepan dalam implementasi P2DD, termasuk bagaimana pemda kabupaten/kota melek terhadap digitalisasi. Saya harap kita terus bekerja dan bersinergi,” pungkasnya.
(luq)
Lihat Juga :