Keuskupan Agung Semarang Ijinkan Gereja Gelar Ibadah Mulai 18 Juli 2020

Minggu, 28 Juni 2020 - 18:16 WIB
loading...
Keuskupan Agung Semarang...
Gereja Paroki Santa Theresia Bongsari mempersiapkan penataan protokol kesehatan jelang dibukanya peribadahan di gereja dan kapel mulai 18 Juli 2020. FOTO: Sindonews/Ahmad Antoni
A A A
SEMARANG - Keuskupan Agung Semarang mengumumkan gereja dan kapel akan kembali dibuka untuk pelaksanaan peribadahan atau Ekaristi mulai 18 Juli 2020 mendatang.

Pengumuman tersebut disampaikan Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko saat memimpin Misa via daring di Kapel Santo Ignatius Loyola, Kompleks Wisma Uskup Agung Semarang, Minggu (28/6/2020). Uskup menyampaikan diijinkannya perayaan Ekaristi di gereja-gereja mulai 18 Juli 2020 bertepatan pada Hari Ulang Tahun ke-80 Keuskupan Agung Semarang. (Baca juga: Gawat! Belasan Penumpang KRL Bogor-Jakarta Reaktif COVID-19, Tes Masif Diintensifkan )

Namun demikian, pihaknya mengingatkan bahwa pelaksanaan misa di Gereja dan Kapel dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. Hal ini penting diperhatikan agar umat dapat beribadat dengan aman,sehat dan sukacita.

“Pedoman lebih detail pelaksanaan Misa di gereja akan disampaikan oleh Rm Edi Purwanto Pr,selaku kordinator gugus tugas penanganan dampak COVID-19 Keuskupan Agung Semarang,” kata Romo Rubiyatmoko.

“Selanjutnya, masing-masing Paroki akan diminta untuk mengurus ijin pelaksanaan peribadatan pada gugus tugas penanganan COVID-19 di pemerintahan setempat,” imbuhnya. (Baca juga: Update, 1.723 Pasien Positif Covid Dirawat di 58 RS Rujukan Jateng )

Sementara, Kepala Paroki Santa Theresia Bongsari Rm Eduardus Didik Chahyono SJ,Pastor menyambut gembira pengumuman tersebut. Ia mengingatkan bahwa virus Corona masih ada di sekitar kita sehingga tidak boleh lengah dan sembrono.

“Kita semua harus disiplin mematuhi aturan protokol kesehatan yang ada.Umat harus mulai memperhatikan hidup keseharianya agar tetap menjaga kesehatan. Hindari kerumunan,jaga jarak,gunakan masker,cuci tangan,memlerhatikan asupan gizi,berolahraga dan istrahat yang cukup,” ujar Rm Didik.

Ia mengajak agar umat harus peduli pada kesehatan diri sendiri dan orang lain. Dengan disiplin memperhatikan kesehatan pribadi dan orang lain, harapannya umat dapat memutus penularan Covi-19. “Jangan sampai gereja menjadi klaster penularan COVID-19 karena keteledoran kita.Terkait dengan kesiapan Gereja,Paroki Santa Theresia sudah membentuk satuan tugas pencegahan penularan COVID-19.

Ia menjelaskan, beberapa pengurus satuan tugas tersebut mengurusi hal peribadatan, ketertiban, kesehatan, kegiatan pastoral dan kesejahteraan umat. Sedangkan khusus untuk peribadatan,pengurus sedang menyiapkan tenaga tata tertib yang bertugas mengarahkan umat agar mematuhi protokol kesehatan. Sejak dari parkir kendaraan,ukur suhu tubuh,cuci tangan,semprot handsanitizer dan mengarahkan ke tempat duduk.

“Umat diminta duduk di bangku gereja yang telah ditentukan. Umat yang hadir dan para petugas ibadat pun akan dibatasi jumlahnya. Umat dan petugas akan mengenakan alat pelindung diri seperti masker dan faceshield,” tegasnya.

Sementara, durasi peribadatan akan dipercepat sekitar 30-45 menit. Setelah ibadat umat diminta segera pulang ke rumah. Bangku Gereja akan disemprot disinfektan setiap selesai ibadat.

“Paroki Santa Theresia berencana sebulan nanti akan menggunakan kesempatan misa sebagai ujicoba tata cara kebiasaan baru peribadatan agar umat terbiasa dan makin disiplin.Selanjutnya akan dipikirkan menambah waktu misa,” terangnya.

Karena jumlah umat yang diperbolehkan ikut ibadat terbatas (hanya yang berusia 10-65th dan tidak memiliki sakit bawaan), pihaknya tetap akan menyiarkan misa live streaming untuk memfasilitasi umat beribadat di rumah karena rentan virus corona.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
Polda Metro Jaya Kerahkan...
Polda Metro Jaya Kerahkan 4.500 Personel Amankan Perayaan Paskah Hari Ini
Sahroni Minta Pelaku...
Sahroni Minta Pelaku Penggelapan Dana Gereja Dihukum Maksimal: Memicu Ketidakpercayaan Umat!
Penabur Berbagi Perkuat...
Penabur Berbagi Perkuat Peran Guru Kristen dalam Panggilan Pendidikan Gereja dan Bangsa
Stafsus Menag Ajak Jemaat...
Stafsus Menag Ajak Jemaat Gereja HKBP Pardomuan Silangkitang Perkuat Persatuan
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Polandia Marah atas...
Polandia Marah atas Ulah Tentara Israel Letakkan Rokok di Mulut Patung Perawan Maria
Rekomendasi
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Berita Terkini
Kunjungi Maliosewu,...
Kunjungi Maliosewu, Jokowi Jajan Es Teh Manis
Harapan Pramono Anung...
Harapan Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Warga Hidupnya Nyaman, Gampang, Bahagia, dan Mudah
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Bahas Kemajuan Desa...
Bahas Kemajuan Desa Nifasi Papua Tengah, Forum Diskusi Publik Digelar di Jaksel
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Infografis
Jadwal Ibadah Haji 2023,...
Jadwal Ibadah Haji 2023, Jamaah Mulai Berangkat 23 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved