Kisah Nitisemito Raja Kretek Nusantara sampai Akhir Hayat Buta Aksara

Jum'at, 29 Juli 2022 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Nitisemito juga mendirikan Radio Bal Tiga yang menyajikan hiburan seperti keroncong dan gending Jawa. Rokok Tjap Bal Tiga juga menumpang promosi di acara pemutaran film, menjadi promosi tunggal di acara olah raga dan sebagainya.

Dikutip dari Raja Kretek M Nitisemito Penguasaha Pribumi Terkaya Sebelum Kemerdekaan. Yang paling dahsyat adalah ketika tahun 1930-an, di mana Nitisemito menyewa pesawat carter berjenis Fokker F-200 untuk menyebarkan pamflet bergambar rokok Tjap Bal Tiga.

“Bukan hanya di Kudus atau kota-kota lain di Jawa Tengah, tapi juga sampai ke Bandung dan Jakarta”.

Amen Budiman dan sejarawan Onghokham dalam Hikayat Kretek menyebut Nitisemito berhasil menerapkan sejumlah prinsip perusahaan modern. Langkah tersebut berhasil membawa rokok Tjap Bal Tiga pada posisi yang terdepan.

Strategi bisnis yang ternyata sudah dilakukan Nitisemito pada paruh pertama abad XX itu dinilai tidak berbeda dengan langkah-langkah pemasaran dari perusahaan rokok yang maju saat ini, seperti Djarum, Gudang Garam dan Sampoerna.

Mark Hanusz, peneliti asing yang juga penulis buku Kretek: The Culture and Heritage of Indonesia’s Clove Cigarettes menjuluki Nitisemito sebagai Henry Ford di industri rokok Nusantara. Yakni karena persamaan sebagai pelopor perubahan sebuah komoditas dari produksi rumahan ke dalam industrialisasi.

“Bedanya, jika di Amerika Serikat komoditas itu berupa mobil, di Indonesia berupa rokok”.



Nama Nitisemito sebagai raja kretek di Hindia Belanda begitu dikenal. Di kalangan para pejuang kemerdekaan Indonesia, nama Nitisemito juga harum, karena secara diam-diam banyak berkontribusi dana untuk perjuangan.

Sayangnya bisnis yang sudah demikian besar itu pada akhirnya runtuh akibat konflik keluarga dan diperparah intervensi pemerintah kolonial Belanda. Ambruknya perusahaan rokok Tjap Bal Tiga setelah Nitisemito mempercayakan roda bisnis kepada anak, menantu serta cucunya.

Karena terlalu berat menanggung hutang pajak yang dibebankan pemerintah kolonial Belanda, pada tahun 1938, Nitisemito memutuskan menutup pabrik rokok Tjap Bal Tiga. Pada tahun 1942, yakni masa penjahaan Jepang, Tjap Bal Tiga mencoba diproduksi lagi.

Namun upaya untuk bangkit kembali itu, gagal. Rokok Tjap Bal Tiga memang masih dijumpai di pasar, namun roda bisnis berjalan kembang kempis. Pada Sabtu Kliwon, 7 Maret 1953 Nitisemito meninggal dunia. Sang raja kretek Nusantara itu dimakamkan di TPU Sedioloehoer Kudus.

Di tahun yang sama itu pula (1953), perusahaan rokok Tjap Bal Tiga dinyatakan resmi tutup, di mana produknya kemudian lenyap dari pasaran hingga kini.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Cerita Haru Karyawan...
Cerita Haru Karyawan Difabel Rokok HS: Dulu Sering Ditolak Kerja, Kini Bisa Lunasi Utang
Program RSLH Ubah Nasib...
Program RSLH Ubah Nasib Ratusan Warga Kudus, 128 Rumah Dibangun Ulang
Konser Hey Slank di...
Konser Hey Slank di Malang: Gebrakan Social Movements ala HS
Baznas RI Ajak Mahasiswa...
Baznas RI Ajak Mahasiswa UIN Sunan Kudus Jadi Penggerak Zakat
Kebahagiaan Karyawan...
Kebahagiaan Karyawan Difabel Rokok HS: Diterima Kerja, Jadi Bagian Penting Perusahaan
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Industri Kretek Terancam,...
Industri Kretek Terancam, P3M Usulkan Transisi Regulasi Bertahap
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Berita Terkini
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved