Kronologi Pelaku dan Korban Cekcok, Dicekik lalu Dimutilasi Jadi 11 Potongan Selama 4 Hari
Selasa, 26 Juli 2022 - 18:43 WIB
loading...
Tersangka Imam Sobari atau IS mencekik dan memutilasi jasad Kholidatunnimah selama 4 hari menjadi 11 bagian lalu dibuang terpisah. Foto/iNews TV/Taufik Budi
A
A
A
SEMARANG - Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan disertai mutilasi jasad wanita di Ungaran Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Sadisnya, pelaku mutilasi potong jasad korban selama 4 hari menjadi 11 bagian lalu dibuang terpisah.
Korban adalah Kholidatunni'mah (24) warga Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Sementara terduga pelaku yang telah ditangkap polisi yakni Imam Sobari atau IS (32), warga Desa Cibunar Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal.
Baca juga: Terungkap! Pelaku Mutilasi Wanita di Ungaran Ternyata yang Mencabuli Korban hingga Hamil
“Kronologi kejadian adalah pada Sabtu 16 Juli tersangka dengan korban terjadi cekcok. Kemudian Minggu malam jam 1 (dini hari) korban dicekik kemudian meninggal,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin pers rilis di Mapolres Semarang, Selasa (26/7/2022).
Pelaku yang kalap lantas membawa tubuh korban ke kamar mandi untuk dimutilasi. Dia menggunakan sebilah pisau di dapur tempat kos korban di Jalan Soekarno Hatta KM 30, Bergas, Kabupaten Semarang.
“Begitu dicekik meninggal jam 1 malam korban dibawa ke kamar mandi untuk dipotong. Jadi pemotongan pertama itu dipotong menjadi tiga bagian, yaitu lutut, pangkal paha, kemudian dimasukkan ke dalam plastik,” kata dia.
“Jam 10 (pagi) dibuang di samping pabrik Jalan Soekarno Hatta,” lanjutnya.
Korban adalah Kholidatunni'mah (24) warga Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal. Sementara terduga pelaku yang telah ditangkap polisi yakni Imam Sobari atau IS (32), warga Desa Cibunar Kecamatan Balapulang Kabupaten Tegal.
Baca juga: Terungkap! Pelaku Mutilasi Wanita di Ungaran Ternyata yang Mencabuli Korban hingga Hamil
“Kronologi kejadian adalah pada Sabtu 16 Juli tersangka dengan korban terjadi cekcok. Kemudian Minggu malam jam 1 (dini hari) korban dicekik kemudian meninggal,” kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat memimpin pers rilis di Mapolres Semarang, Selasa (26/7/2022).
Pelaku yang kalap lantas membawa tubuh korban ke kamar mandi untuk dimutilasi. Dia menggunakan sebilah pisau di dapur tempat kos korban di Jalan Soekarno Hatta KM 30, Bergas, Kabupaten Semarang.
“Begitu dicekik meninggal jam 1 malam korban dibawa ke kamar mandi untuk dipotong. Jadi pemotongan pertama itu dipotong menjadi tiga bagian, yaitu lutut, pangkal paha, kemudian dimasukkan ke dalam plastik,” kata dia.
“Jam 10 (pagi) dibuang di samping pabrik Jalan Soekarno Hatta,” lanjutnya.
Lihat Juga :