Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan

Minggu, 28 Juni 2020 - 02:07 WIB
loading...
Legislator Jabar: Konservasi...
Pepep Saeful Hidayat (kaos putih pakai topi) bwrsama Kadia Kehutanan Epi Kustiawan (baju hitam, membelakangi kamera) menyerahkan bibit pohon kepada salah satu aktivis lingkungan. Foto/sindonews/inin nastain
A A A
MAJALENGKA - Kondisi lahan kritis di Jawa Barat saat ini dinilai cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu, diharapkan langkah konkrit dalam upaya penghijauan kembali. Anggota DPRD Jawa Barat Pepep Saeful Hidayat menilai, sudah seharusnya dalam setiap penataan suatu kawasan ada upaya untuk konservasi. Hal itu mutlak dibutuhkan jika tidak ingin menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Penataan kawasan tanpa konservasi adalah kecerobohan, apalagi penataan itu untuk pemukiman. Jika bicara pemukiman, tanpa konservasi kita tunggu saja musibah banjir atau longsor," kata Pepep saat mengikuti penanaman pohon di lokasi Embung Desa Teja, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2020).

Pepep menilai, hingga saat ini belum terlihat langkah konkrit yang dilakukan pemerintah setempat dalam upaya konservasi. Padahal, jelas dia, bagi pemerintah, gerakan menanam sejatinya adalah suatu hal yang harus menjadi perhatian serius di tengah maraknya pertumbuhan pembangunan infrastruktur. (Baca: Ridwan Kamil Dorong BUMD Jabar Bergerak Dongkrak Ekonomi)

"Untuk memelihara alam, tidak kuat jika dilakukan pemerintah. Apalagi kalau tidak dilakukan. Berapapun yang dianggarkan, tidak akan selesai, apalagi kalau anggarannya kecil. Perlu membangun kesadaran dan berkolaborasi dengan seluruh steakholder. Kalau tidak menghijaukan kembali, minimal bisa mengimbangi dengan terus menanam, sehingga Gerakan Tanam Pelihara Pohon yg dicanangkan Gubernur perlu mendapatkan dukungan semua elemen,” jelas dia.

Sementara, dalam kesempatan itu, Pepep menyalurkan sebanyak 1000 bibit pohon berbagai jenis. Selain menanam, Pepe juga menyalurkan APD berupa Hazmat kepada para pengelola objek wisata di Kabupaten Majalengka. "Mari kita mulai bukan hanya di sini, tetapi juga tempat-tempat lain," jelas dia. (Baca: Di Era New Normal Kunjungan Wisatawan ke Lembang hanya 10-15%)

Di tempat yang sama, Kadis Kehutanan Jabar Epi Kustiawan mengatakan, di Jabar, ada sekitar 911 ribu hektar masuk kategori lahan kritis. Angka sebesar itu terbilang cukup besar jika dibandinngkan luas lahan sekitar 3,7 hektar lahan. "Kalau (menjaga alam) hanya dilaksanakan pemerintah, tentu saja tidak bisa," jelas dia.

(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
Kolaborasi ESG Dorong...
Kolaborasi ESG Dorong Gerakan Penghijauan di Tengah Pesatnya Pembangunan Kaltim
Dukung Polisi Denda...
Dukung Polisi Denda Perusahaan Pencemar Lingkungan, Sahroni: Normalisasi Perusakan Ekologis sebagai Kejahatan Berat!
Menuju Penghentian Total...
Menuju Penghentian Total Open Dumping, Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu
Pramono Larang Tempat...
Pramono Larang Tempat Penampungan Sementara Sampah di Badan Sungai
Kebijakan Presiden Cabut...
Kebijakan Presiden Cabut Izin Perusahaan Tunjukkan Keberpihakan pada Lingkungan
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Rekomendasi
Akhirnya! Blok Masela...
Akhirnya! Blok Masela Bakal Diresmikan Besok usai Puluhan Tahun Mangkrak
Kopdes Merah Putih di...
Kopdes Merah Putih di Melawai Baru Cuan Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Menkop Ferry Buka Suara
FPBS UPI Gelar Lokakarya...
FPBS UPI Gelar Lokakarya Puisi dan Bedah Buku Sonata Senja, Dorong Mahasiswa Aktif Menulis
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Kerakyatan,...
Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Yolanda Mambu Dorong APBD Parigi Moutong Prorakyat
Pembunuh Sadis Pengemudi...
Pembunuh Sadis Pengemudi Ojol di Tangerang Ditetapkan Jadi Tersangka
Pemkot Tangsel Bangun...
Pemkot Tangsel Bangun 3.280 PJU, Benyamin Davnie: Agar Aktivitas Masyarakat Aman
Densus 88 Antiteror:...
Densus 88 Antiteror: Bom Rakitan di MAN 3 Padang Berdaya Ledak Rendah
Pemkot Tangsel Perkuat...
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak untuk Cegah Stunting
Nurdiansyah Ungkap Dinamika...
Nurdiansyah Ungkap Dinamika Menjelang Musda Demokrat Aceh
Infografis
5 Manfaat Salat Tarawih...
5 Manfaat Salat Tarawih bagi Kesehatan yang Harus Diketahui
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved