Rapat Pleno Tanpa Taufan Pawe, Golkar Sulsel Hasilkan Lima Poin
Jum'at, 22 Juli 2022 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
Karena tak mendapat ruangan, rapat pun dilaksanakan di ruangan Kadir selaku Ketua Harian DPD I. Berlangsung selama 2 jam, dan dihadiri sejumlah pengurus.
Mereka yang hadir ialah Faroukh M Betta, Abdillah Natsir, Nasruddin Upel, Irwan Muin, Andi Dala Atika, Haerani, Hj Heryani, Fajar Misba, Syahrir Cakkari, Viani Oktavius dan banyak lagi yang lain. Rapat sempat diskorsing sebanyak tiga kali untuk menunggu quorum.
Terkait pelarangan pihaknya yang ingin menggelar rapat pleno di kantor, Kadir menyayangkannya. Padahal kata dia, agenda ini juga termasuk rapat pengurus yang sah.
"Semacam ada upaya menghalang-halangi rapat pleno ini. Padahal agenda ini kan resmi juga dari Golkar. Suratnya dibikin staf, ada kop Golkar, ada nomor suratnya dan juga ada stempel Golkar," jelasnya.
Irwan Muin menambahkan, ada lima poin hasil rapat pleno ini. Pertama ialah DPD I Partai Golkar Sulsel akan secara intens melakukan konsolidasi pengurus, serta konsolidasi pemenangan dalam menghadapi Pemilu 2024.
Kedua, menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader Partai Golkar agar setiap saat melakukan sosialisasi Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden. Ini sebagaimana amanah Munas dan Rapimnas Partai Golkar.
Mereka yang hadir ialah Faroukh M Betta, Abdillah Natsir, Nasruddin Upel, Irwan Muin, Andi Dala Atika, Haerani, Hj Heryani, Fajar Misba, Syahrir Cakkari, Viani Oktavius dan banyak lagi yang lain. Rapat sempat diskorsing sebanyak tiga kali untuk menunggu quorum.
Terkait pelarangan pihaknya yang ingin menggelar rapat pleno di kantor, Kadir menyayangkannya. Padahal kata dia, agenda ini juga termasuk rapat pengurus yang sah.
"Semacam ada upaya menghalang-halangi rapat pleno ini. Padahal agenda ini kan resmi juga dari Golkar. Suratnya dibikin staf, ada kop Golkar, ada nomor suratnya dan juga ada stempel Golkar," jelasnya.
Irwan Muin menambahkan, ada lima poin hasil rapat pleno ini. Pertama ialah DPD I Partai Golkar Sulsel akan secara intens melakukan konsolidasi pengurus, serta konsolidasi pemenangan dalam menghadapi Pemilu 2024.
Kedua, menginstruksikan kepada seluruh pengurus dan kader Partai Golkar agar setiap saat melakukan sosialisasi Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden. Ini sebagaimana amanah Munas dan Rapimnas Partai Golkar.
Lihat Juga :