Pembangunan Diduga Menyimpang, 4 Pamsimas di Sinjai Dilaporkan ke Tipikor
Jum'at, 22 Juli 2022 - 06:52 WIB
loading...
A
A
A
Fatalnya lagi, kata Nurzaman Razaq, keempat Pamsimas yang masing-masing memperoleh anggaran Rp350 juta itu, tidak berfungsi sebagaimana semestinya.
Dari fakta dan realita di lapangan, dari segi manfaat kebutuhan sanitasi air bersih untuk warga tidak maksimal.
"Bahkan, diantara Pansimas tersebut, yang dianggap selesai tahun 2019 kemudian dianggarkan lagi pada 2020 sama sekali tidak bermanfaat dan tidak berfungsi menyalurkan air bersih ke warga," kata Nurzaman.
Ada juga bangunan tua (bak penampungan air) Pamsimas yang hanya direhab dengan dipoles dan difinishing.
"Sementara yang lainnya, diduga terdapat kelebihan pembayaran atau markup, memindahkan sumber air dari titik yang seharusnya, ke titik sumber air yang tidak seharusnya, termasuk indikasi masalah soal HOK (upah) pekerja, perpiaan hingga peralatan mesin listriknya," jelas Nurzaman lagi.
Dari fakta dan realita di lapangan, dari segi manfaat kebutuhan sanitasi air bersih untuk warga tidak maksimal.
"Bahkan, diantara Pansimas tersebut, yang dianggap selesai tahun 2019 kemudian dianggarkan lagi pada 2020 sama sekali tidak bermanfaat dan tidak berfungsi menyalurkan air bersih ke warga," kata Nurzaman.
Ada juga bangunan tua (bak penampungan air) Pamsimas yang hanya direhab dengan dipoles dan difinishing.
"Sementara yang lainnya, diduga terdapat kelebihan pembayaran atau markup, memindahkan sumber air dari titik yang seharusnya, ke titik sumber air yang tidak seharusnya, termasuk indikasi masalah soal HOK (upah) pekerja, perpiaan hingga peralatan mesin listriknya," jelas Nurzaman lagi.
Lihat Juga :