Miris! Tahun Ajaran Baru, Siswa di Karawang Duduk di Lantai Selasar Sekolah
Rabu, 20 Juli 2022 - 16:20 WIB
loading...
Memasuki tahun ajaran baru, sejumlah siswa SD di Karawang duduk di lantai selasar sekolah. Foto: MPI/Nilakusuma
A
A
A
KARAWANG - Fenomena siswa belajar di lantai sekolah kembali terjadi di Karawang . Itu terjadi di SDN Medangasem 1 Desa Medangasem Kecamatan Jayakerta.
Siswa terpaksa duduk di lantai selasar sekolah karena tidak ada ruang belajar akibat sekolah yang sempat roboh belum juga diperbaiki. Sekolah tersebut menjadi salah satu sekolah roboh yang belum diperbaiki.
Baca juga: Kejari Karawang Mulai Bidik Bandar-bandar Pokir
Hari pertama masuk sekolah, Senin (18/7/22), siswa-siswi SDN Medangasem 1 sebagian duduk di lantai karena tidak ada ruang kelas untuk belajar. Ruang belajar siswa rusak parah kemudian roboh, awal tahun kemarin, hingga tidak bisa digunakan.
Sebagian siswa belajar di ruang perpustakaan dan 2 buah ruang kelas yang masih bisa digunakan. Usulan perbaikan sudah diusulkan ke Pemkab Karawang, namun belum diperbaiki.
Kepala Sekolah SDN 1 Medangasem, Ana Yuhana mengatakan, hari pertama masuk sekolah memang dihadiri seluruh siswa termasuk siswa baru. Padahal kapasitas sekolah belum memadai untuk menampung seluruh siswa dalam waktu bersamaan.
Siswa terpaksa duduk di lantai selasar sekolah karena tidak ada ruang belajar akibat sekolah yang sempat roboh belum juga diperbaiki. Sekolah tersebut menjadi salah satu sekolah roboh yang belum diperbaiki.
Baca juga: Kejari Karawang Mulai Bidik Bandar-bandar Pokir
Hari pertama masuk sekolah, Senin (18/7/22), siswa-siswi SDN Medangasem 1 sebagian duduk di lantai karena tidak ada ruang kelas untuk belajar. Ruang belajar siswa rusak parah kemudian roboh, awal tahun kemarin, hingga tidak bisa digunakan.
Sebagian siswa belajar di ruang perpustakaan dan 2 buah ruang kelas yang masih bisa digunakan. Usulan perbaikan sudah diusulkan ke Pemkab Karawang, namun belum diperbaiki.
Kepala Sekolah SDN 1 Medangasem, Ana Yuhana mengatakan, hari pertama masuk sekolah memang dihadiri seluruh siswa termasuk siswa baru. Padahal kapasitas sekolah belum memadai untuk menampung seluruh siswa dalam waktu bersamaan.
Lihat Juga :